BERKAT SHOLAWAT
DESA NALUI RT.007 KEC.JARO KAB.TABALONG 71574
Sabtu, 13 Oktober 2018
Minggu, 20 November 2016
Nasehat Agama
Hauskanlah diri kita akan nasehat nasehat agama..
Karena ilmu ilmu agama amatlah luas dan tak pernah berbatas..
Giat menuntut ilmu agama adalah salah satu upaya, untuk menghilangkan dahaga kita dalam memperbaiki semua kekurangan diri dan pengamalan pengamalan akan agama yang masih banyak belum kita lakukan.. InsyaAllah.
Jumat, 06 Mei 2016
Pengobatan Dengan Cara Islami
JANGAN ABAIKAN OBAT INI!!!
1. Sering Sakit = Silahkan Puasa
2. Wajah Gelap = Qiyamul Lail (Sholat Tahajud)
3. Hati Sempit = Baca Qur'an
4. Susah Bahagia = Sholat Tepat Waktu
5. Emosi Melulu = Wudhu dan Istighfar
6. Gelisah = Banyak Doa dan Olah Raga
7. Tertekan = Baca "Lahaula walaquwwata illa Billah"
8. Kurang Berkah Rezekinya = Lirik yg Halal aja
9. Miskin Melulu = Bersedekah
10. Bingung Cara Berbuat Baik = Share/Bagikan
status ini.
Semoga kita semua dosanya diampuni Allah, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan mendapatkan pasangan yang sakinah, mawaddah, warohmah, serta anak yang sholih/sholihah dan tutup usia dengan jalan khusnul
khotimah. Aamiin....
Sekumpul Martapura
Salah satu Karomah abah Guru Sekumpul yang ulun dengar langsung malam tadi saat acara di rumah keluarga , Karomah yang meulah ulun merinding wan menangis mendengar ...
Ceritanya dulu di Mtp Sekumpul sore kamis pengajian akbar di Sekumpul yang di pimpin langsung oleh abah Guru Sekumpul. Malam kamis sidin sehat2 aja , tapi saat subuh sidin garing di hari kamis itu , sampai zuhur sidin masih berbaring di kasur. Waktu itu banyak murid sidin datang ke Sekumpul dari Amuntai , dari Banjar , dari Martapura banyak yang datang. Sampai adzan ashar masih aja abah Guru Sekumpul ini berbaring. Kebiasaannya di Sekumpul kalau abah Guru Sekumpul tidak keluar rumah di musholla Arraudhah itu tidak qamat , lumayan lama menunggu sidin keluar, bingung murid sidin kenapa sidin belum keluar, apalagi murid sidin yang jauh2. Tak lama kemudian keluar sidin dari rumah , qamat lalu sembahyang ashar. Setelah selesai pengajian guru2 yang di Martapura masih duduk , murid abah Guru sudah bnyk yang pulang. Ada guru tuha (beliau tdk ingin di sebutkan nama) guru tuha ini sidin berbicara, "yang meajari kita tadi bukan abah Guru tapi Rasulullah saw yg meajari kita yang menyerupai abah Guru, beruntung kita di ajari oleh beliau saw". Setelah itu ada seorang guru (wallahu a'lam) masuk ke rmh abah Guru, membuka kamar abah Guru melihat abah Guru masih berbaring dengan menutup mata, sidin merasa bingung. Di tanyai sidin dokter yang menjaga abah Guru, jer sidin "bagaimana keadaan abah Guru"? Kata dokter sidin dari tadi tidak ada duduk bahkan membuka mata pun tidak ada. Guru yang mendengar itu sidin menangis , menangis karena bahagia bahwa yang melajari itu Rasulullah saw. :'( :'( subhanAllah ..
Beruntung nya :') bahkan yang menjadi muhibbin Abah Guru Sekumpul pun beruntung insyaAllah.
Ulun minta rela bila ada khilaf dalam menceritakan Karomah sidin.
انا صاحب الفقيرة
Rabu, 04 Mei 2016
Majelis Nurul Muhibbin 232
Keinginan-keinginan yang cepat, himah-himah yang kencang, tidak akan bisa menembus pagar takdir Allah SWT”.
Bagaimanapun keinginan kita , kuat dan kencangnya itu keinginan kita, tidak akan bisa merobek atau menembus pagar-pagar takdir Allah SWT.
Keinginan yang kuat didalam diri kita menimbulkan beberapa perkara,
yang pertama : Menimbulkan usaha, bagi orang yang handak sugih lalu dia berusaha untuk mendapatkan rejeki, bagi yang kuat ingin jadi orang alim berusaha kesanan kemari mengaji ilmu handak jadi orang alim, bagi orang yang handak jadi orang shaleh macam macam yang diamalkan supaya jadi orang shaleh. Itu ngaranya adalah usaha yang timbul dari keinginan yang kuat.
Yang kedua : Keinginan yang kuat dalam diri kita itu bisa menimbulkan juga do’a, keinginan dalam hati ini menggebu-gebu akhirnya berdo’a lawan Tuhan, yaa Allah hamba handak jadi ka ini nah, hamba handak jadi orang ini nah.
Yang ketiga : Dari keinginan yang kuat ini timbul sesuatu yang disebut ngaranya tawajjuh, tawajjuh ini bila dari orang shaleh ngaranya keramat bila dari orang fasiq ngaranya istidraj.
Tiga macam tadi, usaha, do’a dan tawajjuh itu berasal dari kekuatan cita-cita didalam hati kita, kekuatan cita-cita dalam hati kita yang menimbulkan usaha, atau menimbulkan do’a, atau menimbulkan tawajjuh tadi, semuanya itu kada akan berhasil bila berlawanan dengan takdir Allah. Cita-cita yang kuat handak jadi orang sugih lalu inya berusaha macam-macam buka usaha, kalau takdirnya orang ini jadi miskin usahanya selalu gagal, kalau sudah ditakdirkan jadi orang miskin kada kawa, usaha apa saja dijalankan tidak akan berhasil kalau kada didukung, diperintah, disesuaikan dengan takdir Allah.
Do’a, cita-cita yang kuat didalam hati akhirnya berdo’a, saling panjangan do’a, sampai menangis berdo’a, tapi kalau takdir kada mendukung, do’a kada akan jadi apa-apa, do’a kada akan berhasil apabila berlawanan dengan takdir Allah, kita ditakdirkan sakit, semalaman kita berdo’a supaya sehat kada akan Kabul do’a karena takdir kita sakit, jadi do’a kita kaya apa hebatnya walaupun doa dari Nabi, do’a dari wali, macam-macam dibaca kada akan berhasil kalau itu sudah bertentangan dengan takdir Allah, bagaimanapun hebatnya, kencangnya tidak akan mampu menembus takdir Allah SWT. Tawajjuh seperti itu pula.
Kenapa usaha, do’a, tawajjuh tadi tidak berhasil bila berlawanan dengan takdir?, Karena itu, usaha, do’a, tawajjuh termasuk bagian dari asbab, bagian dari sebab, asbab(sebab) itu tidak member bekas.
Bila misal kita berdo’a lalu Kabul, pandirannya (bicaranya) saja Kabul, padahal memang takdir tuhan, pas berdo’a jar Kabul, kadanya do’a itu yang Kabul, takdir Allah sudah badahulu menunggu.
Sebab itu kada member bekas, kalau sebab tidak itu memberi bekas untuk apa gunanya ? Dari satu sisi atau beberapa sisi,” sebab” itu bisa dicontohkan dengan khadam (pembantu), “sebab” itu adalah pembantu takdir, dan yang namanya pembantu itu diupah bila baik diganjar pahala, bila jahat diganjar dosa, itulah timbul sebab, sebab itu untuk menimbulkan ganjaran, kalau mempengaruhi sebab kada sama sekali, kada mempengaruhi apa-apa, Cuma hanya membuat ganjaran.
Barang Siapa yang meng i’tiqatkan (meyakini seyakin yakinnya) dalam hatinya bahwa asbab (sebab) itu memberi bekas maka dia “kafir”. Habis ku do’a’kan inya gila jar,kaya do’a itu yang menggila akan inya nah.. ini kafir karena menganggap do’a itu memberi bekas padahal do’a bagian dari sebab.
Barang siapa yang meng i’tiqatkan dalam hatinya bahwa sebab itu memberi bekas dengan kekuatan yang dijadikan Allah padanya, maka dia orang “fasiq”, Ujarnya.. sebab itu kada memberi bekas Cuma didalam sebab itu ada kekuatan yang diletakan Allah akhirnya memberi bekas , nah.. ini orang fasiq, contohnya pisau, pisau itu kada melukai ujarnya, tapi dipisau itu ada kekuatan yang diletakan Allah disitu, jadi pisau itu melukai nah ini orang fasiq ngaranya kalau ber I’tiqat seperti itu. Dan siapa yang meng I’tiqatkan bahwa sebab itu tidak memberi bekas, yang memberi bekas itu hanyalah Allah semata, tetapi apabila ada sebab maka ada musabab, maka ini orang jahil, ujarnya… api, api kada membakar yang membakar itu adalah Allah, kalau api kada memberi bekas yang memberi bekas itu Allah, tetapi kalau terkena api pasti luyuh nah.. ini orang jahil ngaranya, banyak orang yang dibakar api kada luyuh, ini menunjukkan ada sebab belum tentu ada musabab. Dan Siapa yang meng I’tiqatkan dalam hatinya bahwa sebab itu tidak memberi bekas, yang memberi bekas itu hanyalah Allah semata, adanya sebab belum tentu adanya musabab, maka inilah orang yang bertauhid sebenarnya, yang memberi bekas itu adalah Allah, sebab kada memberi bekas, oleh karena itu ada sebab belum tentu ada musabab, terkena api belum tentu luyuh (terbakar) , terkena pisau belum tentu luka, karena itu kada memberi bekas yang memberi bekas adalah Allah SWT. Termasuk diantara sebab tadi adalah usaha, yang kedua do’a, yang ketiga tawajjuh, oleh karena itu banyak usaha kita kada berhasil, banyak do’a kita kada terwujud, banyak tawajjuh orang-orang yang gagal, karena kesemuanya tidak didukung dengan takdir Allah SWT.
Minggu, 24 April 2016
Sebuah Renungan Buat Kita
-- BAHAYA BERBURUK SANGKA --
Di antara pintu-pintu setan yang utama adalah buruk sangka terhadap orang-orang Muslim.
Allah Swt. berfirman,"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah sebagian besar prasangka. Sesungguhnya sebagianprasangka itu dosa"(QS Al-Hujurat [49]: 12).
Siapa yang menilai buruk orang lain lantaran prasangka, setan mendorongnya untuk memanjangkan lidah dengan menggunjingnya,mengurangi pemenuhan terhadap hak-haknya, atau memandangnya dengan pandangan sebelah mata. Semua itu termasuk perkara-perkarayang mencelakakan.Selain itu, syariat Islam juga melarang kita memosisikan diri pada kondisi yang bisa menimbulkan tuduhan orang lain.
Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda, “Takutlah kalian (hindarilah) terhadap tempat-tempatyang bisa menjadikan kalian tertuduh.”Suatu ketika Rasulullah berjalan bersama Ummul Mukminin Shafiyah r.a., mengantarnya pulang ke rumahnya. Lalu mereka berpapasan dengan dua orang Anshar. Rasulullah lantas menjelaskan kepada mereka, “Dia Shafiyah binti Huyai.” Mereka lalu mengatakan, “Ya Rasulullah, kami hanya berprasangka baik kepadamu.” Lalu Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setan masuk ke diri anak-cucu Adam melalui aliran darah di dalam tubuhnya. Sungguh, aku khawatir setan akan masukke diri kalian.”Lihatlah bagaimana Rasulullah perduli dan menjagaagama dua orang sahabatnya. Lihatlah bagaimana beliau menyayangi umatnya dengan mengajarkan kepada mereka cara menjaga diri dari tuduhan orang. Meskipun seseorang sangat tinggi kezuhudan, ketakwaan, dan keilmuannya, sesungguhnya mata manusia tidak sama dalam menilainya. Ada yang menilainya dengan pandangan kasih sayang dan ada pula yang menilainya dengan pandangan kebencian. Karena itu, sebuah syair mengatakan:'Mata kasih terhadap setiap aib adalah lemah.Tetapi mata kebencian menampakkan semua keburukan.Maka, sudah seharusnya kita menjaga diri dari berburuk sangka dan tuduhan dari orang-orang yangtidak baik.Jika sudah buruk perbuatan seseorang, buruk pula prasangka-prasangkanya dan ia memercayai tuduhan-tuduhanatas perbuatan yang ia sudah terbiasa dengannya.'Pintu-pintu masuk setan ini harus ditutup, hati harusdibersihkan dari sifat-sifat yang tercela dengan memperbanyak zikir dan berserah diri kepada Allah,dan kita harus menuntut ilmu dan menjalin hubungan dengan orang-orang yang bertakwa.Wallahu'alamAllahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'alaalihi wa Shobihi wasalim.
Senin, 18 April 2016
Berkat sholawat
PELAJARAN BERHARGA ..... KENAPA IBLIS TERUSIR DARI SURGA...
"IBLIS adalah ketua ahli ibadah dahulu. Penghulu kepada ahli ibadah. Dia adalah penghulu kepada seluruh muqarabbin. Iblis, namanya adalah Azazil. Dalam bahasa hebrew yunani lama. "il" itu adalah maknanya tuhan. Azazil itu maknanya hamba tuhanyang mulia. Hamba Allah yang mulia. Jibrail, hambaAllah, Mikail, hamba Allah, Israfil, hamba Allah Izrailhamba Allah. Azazil hamba Allah yang mulia.""Dikatakan begitu hebatnya ibadahnya Azazil itu sehinggakan tidak ada tanah diatas muka bumi ini yang digunakannya untuk sujud kepada Allah. Azazil, yakni iblis yang beribadat berpuluh-puluh ribu tahun di langit & bumi sujud kepada Allah, dan menjadi ketua dalam ibadat. Dan dia telah beribadatkepada Allah sehingga ada bekasan sujud di langit& bumi. Begitu hebat ibadah nya sehingga beribadahberibu-ribu tahun kepada Allah سبحانه وتعالى.""Sehinggakan dia menjadi penghulu kepada ahli ibadah penghulu kepada seluruh malaikat. Azazil itubukanlah dari kalangan malaikat. Azazil adalah dari kalangan jin bukan daripada malaikat. Begitu hebat ibadahnya sehingga dia terlupa yang ibadah nya itu daripada taufik Allah سبحانه وتعالى. Ibadah itu datang daripada Allah. Dia merasakan dirinya hebatdalam ibadah. Ibadah itu atas usaha dirinya sendiri. Maka suatu ketika apabila para malaikat, dapat tahudidalam luh mahfuz ada yang akan terlaknat.""Maka para malaikat takut kerana laknat itu akan terkena pada mereka. Maka para malaikat berjumpa dengan Azazil, untuk memintanya berdoa untuk mereka. Wahai syeikh, doakan kami supaya kami tidak terkena laknat daripada Allah سبحانه وتعالى. Dia mendoakan semua para malaikat tetapi, dia terlupa untuk mendoakan untuk dirinya sendiri. Kerana menyangka ibadahnya hebat dan tak akan terkena laknat tersebut.""Mustahil aku akan terkena laknat tersebut. Maka setelah itu, disaat Allah سبحانه وتعالى menciptakan Nabi Adam عليه السلام. Dan diperintahkan sujud kepada Nabi Adam, namun Azazil enggan sujud kerana sifat Sombong & Hasad yang ada pada dirinya. Dia mengatakan; "Wahai Allah, aku lebih baik daripada dia. Ana saya aku. Mentaliti berpenyakit, ana, aku. Wahai Allah, Aku lebih mulia daripada Adam.""Aku dijadikan daripada Api manakala Adam hanya dijadikan daripada Tanah. Dia mengunakan logik akal. Sedikit pun tidak ada rasa takut kepada Allah سبحانه وتعالى. Sebab apa sebab ada rasa takabur. Maka dengan sifat ini lah Azazil telah dimurkai oleh Allah. Dia tidak menyangka, yang sujud itu adalah satu perintah daripada Allah سبحانه وتعالى. Sujud itu adalah sujud penghormatan, bukan sujud sembahan. Sepertimana kiblat. Sepertimana, kita sujud pada Ka'bah, bukan bermakna kita sembah, ka'bah. Ka'bah Itu adalah kiblat kita. Dan Sujud itu, adalah perintah dari Allah سبحانه وتعالى.""Maka, namanya adalah perintah. Maka, wajib bagi hamba untuk menunaikannya. Namun iblis enggan. Dia berkata "Ya Allah, aku lebih baik daripada dia. Maka, terlaknatlah iblis pada hari itu, kerana enggansujud. Azazil berkata, Wahai Allah, panjangkan umurku sehingga hari kiamat supaya aku dapat mengoda anak anak adam. Supaya mereka mengikuti ku menjadi pengikutku masuk kedalam neraka.""Mereka bersama-sama dengan ku. Kecuali orang-orang yang ikhlas. Maka doanya diperkenankan oleh Allah سبحانه وتعالى. Segala amalan nya ibadah nya selama beribu-ribu tahun habis. Dahulu dia menjadi ketua didalam beribadat, tapi nanti dia akan menjadi ketua membawa ahli nya menuju ke Neraka Allah سبحانه وتعالى.""Dia tidak merasakan sifat kehambaan. Dia merasakan, dia yang beribadah bukan Allah yang mengerakkannya.Segalanya adalah dengan izin Allah سبحانه وتعالى. Hakikat sujud itu adalah kehambaan. Berapa ramai orang yang bertuhankan dirinya sendiri? Menyangka segala kekayaan, kejayaan atas usaha dirinya sendiri, aku yang hebat.Aku yang buat semua ini. Semuanya aku, aku."Didalam Al-Quran, Allah سبحانه وتعالى berfirman; "Maka tidakkah kamu melihat?orang-orang yang menjadikan hawa nafsu, sebagai tuhan mereka. Dan Allah membiarkan mereka sesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan hijab keatas penglihatannya?"Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman:"Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk? Sesudah Allah membiarkan mereka sesat. Maka mengapa kamu, tidak mahu mengambil pelajaran? Moga-moga Allah سبحانه وتعالى, menjauhkan kita dari sifat mengikut hawa nafsu, sombong, riak, takabbur ini, dan selamat daripada Azab Allah سبحانه وتعالى."PELAJARAN BERHARGA ..... KENAPA IBLIS TERUSIR DARI SURGA..." setan adalah mantan anggota dari pemimpin ibadah. Ke Kepala. Dia adalah ketua untuk seluruh muqarabbin. Setan, namanya Azazil. Bahasa Ibrani Yunani dalam waktu yang lama."IL" Berarti Allah yang ada. Azazil itu berarti hamba Allah. Karunia-Mu. Hamba Allah yang mulia. Hamba-nya, Jibril, Mikail, Israfil, Izrail hamba-Hamba Allah. Azazil hamba yang mulia."" dikatakan begitu luar biasa azazil bahwa gereja begitu banyak bahwa tidak ada tanah di atas bumi ini yang digunakan untuk bersujud kepada Allah. Azazil, yang adalah iblis menyembah puluhan puluhan ribu tahun di langit & bumi sujudkepada Allah, dan untuk menjadi pemimpin. Dan Dia telah melayani maka sujud ada di langit dan di bumi & bekasan. Begitu besar-nya maka mintalah doa dari ribuan tahun kepada Allah sbḥạnh wtʿạly."" begitu banyak bahwa ia menjadi ketua ke ketua kepada malaikat. Ini bukan dari kalangan malaikat azazil. Azazil adalah dari golongan jin tidak daripada malaikat. Gereja itu begitu besar sampai dia lupa apa itu daripada menyembah-nya. Allah Tuhanku sbḥạnh wtʿạly. Doa yang datang dari Allah. Dia merasa dirinya besar dalam doa. Beribadah itu untuk dirinya sendiri. Jadi once upon a time, ketika malaikat bisa tahu di suka nya siapa pun akan ganja."" maka malaikat karena takut itu akan terbuka untuk mereka. Jadi aku bertemu dengan malaikatazazil, untuk meminta dia untuk berdoa untuk mereka. Hai Sheikh, doakanlah kami, bahwa kita tidak boleh memukul dengan kutukan dari allah sbḥạnh wtʿạly. Dia berdoa untuk semua malaikat, tapi dia lupa untuk berdoa untuk dirinya sendiri. Gereja itu besar tertawa dan tidak terkena kutukan."" tidak ada cara saya akan memukul kutukan. Kemudian setelah itu, ketika allah sbḥạnh wtʿạly menciptakan adam ʿlyh ạlslạm. Dan diperintahkan untuk sujud kepada Adam, tetapi azazil menolak karena sifat sombong mereka & itu pada nya. Dia berkata: " Ya Allah, aku lebih baik daripada dia. Ana aku adalah aku. Mentalitassakit, ana, aku. Ya Allah, aku lebih mulia daripada adam."" aku sudah menciptakan daripada neraka padahal hanya menciptakan Adam, selain tanah. Dia menggunakan akal logika. Sedikit tidak takut kepada Allah sbḥạnh wtʿạly. Karena ada arti mendapatkan winded. Jadi dengan properti ini azazil yang oleh Allah. Dia tidak mengharapkan untuk jatuh, satu adalah perintah dari allah sbḥạnhwtʿạly. Ruku sujud itu adalah kehormatan, bukan sujud sentation. Sebagai Kiblat. Sebagai, kami bersujud kepada ka 'bah, itu tidak berarti kami menyembah ka' bah. Ka ' bah kami kembali. Ruku, dan itu adalah perintah dari Allah (sbḥạnh wtʿạly."" jadi, namanya adalah perintah. Jadi, wajib bagi hamba untuk petisi. Namun iblis menolak. Dia bilang " Oh Tuhan, aku lebih baik daripada dia. Jadi, hari terlaknatlah setan, menolak. Azazil berkata, " Ya Allah, berikanlah umur saya sampai hari kiamat, maka saya bisa mendapatkan anak-Anak Adam. Ikuti saya agar mereka bisa masuk ke dalam neraka."" mereka bersama-sama dengan aku. Kecuali Orang-orang yang benar. Shalat kemudian diizinkan oleh Allah sbḥạnh wtʿạly. Semua-nya menyembah-nya, selama ribuan tahun. Sebelum dia menjadi ketua di sembah, tapi dia akan membawa ahli-nya pemimpin menuju ke neraka, Allah sbḥạnh wtʿạly."" dia tidak merasakan alam dari perbudakan. Dia merasa doa, dia bukan allah yang mengerakkannya.Semuanya adalah dengan izin allah sbḥạnh wtʿạly. Jatuh adalah lebih besar (keutamaannya dari perbudakan. Berapa banyak orang yang bertuhankan dirinya? Pikir semua kekayaan, kesuksesan, untuk dirinya, aku yang besar. Aku melakukan semua ini. Semua yang aku lakukan, aku."Dalam Al Quran, Allah sbḥạnh wtʿạly berkata, " maka apakah kamu tidak memperhatikan? Orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan mereka. Dan Allah membiarkan mereka sesat berdasarkan ilmu-nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan visi-nya?" HijabRudi Kemudian Allah berfirman:" Siapakah yang akan memberinya petunjuk? Setelah membiarkan mereka sesat. Maka apakah kamu tidak mau mengambil pelajaran? Semoga Allah sbḥạnh wtʿạly, itu memisahkan kita dari alam yang sesuai dengan hawa nafsu mereka, sombong, riak, takabbur, dan ini baik daripada kemurkaan Allah swt."
Sabtu, 16 April 2016
Ilmu Dan Adab
ILMU DAN ADAB (AKHLAK)
Kepandaian tidak akan ada artinya apabila seseorang tidak memiliki adab...Ilmu akan berbahaya bagi pemiliknya dan orang lain, jika akhlak tidak ditanam dalam dirinya. Karena budi pekerti adalah perhiasan istimewa bagi pemilik ilmu.Itulah kenapa Abdullah ibn Mubaarak yang sangat dalam ilmunya, menegaskan : AKU BELAJAR ADAB30 TAHUN DAN AKU MENCARI ILMU 20 TAHUN.Imam Malik berkata, "Saat ibuku memasangkan imamah untukku...Beliau mengatakan : Pergilah engkau ke Rabi'ah dan belajarlah tentang ADAB SEBELUM ILMU".Ketika seseorang yang memiliki ilmu tanpa ahlak, maka dia akan lupa akan dirinya dan merasa memiliki ilmu bisa dipastikan Hatinya terkena penyakit sombong walau tak diucapkan.Ketika seseorang itu berakhlak maka dia merasa bahwa ilmu itu dari ALLOH SWT. dan masih milik ALLOH SWT selamanya. Hatinya tidak merasa memiliki ilmu itulah ciri Orang sholeh.
Jumat, 15 April 2016
Beginilah Cara Memperlakukan Diri Sendiri Yang Seharusnya
Memperlakukan diri sendiri merupakan kewajiban dimana didalamnya terdapatpengaturan agar kita menjadi seseorang yang selamat tak hanya hidup di dunia, melainkan juga di akhirat. Kita juga akan menjadi pribadi yang lebih produktif dan berguna bagi yang lainnya.Untuk bisa memperlakukan diri sendiri dengan baik, maka diperlukan 3 unsur yang bersumber dari Al Quran dan Assunnah.
1. Muraqabah (Pengawasan)
Muraqabah merupakan suatu kesadaran bahwa segala aktivitas kita senantiasa ada dalam pengawasan Allah. Tak ada satu pun bisa luput dari penglihatanNya. Segala amalan baik dan amalan buruk senantiasa diketahui oleh Allah. Bahkan bukan hanya dalam bentuk lahiriahsaja, melainkan niat dalam hati pun Allah Maha Tahu.Sadar akan selalu diawasi membuat kita tidak akan berani untuk berbuat kemaksiatan. Pengawasan tersebut juga dilakukan olehmalaikat pencatat amal baik dan buruk sehingga kita punakan disuruh untuk mempertanggung jawabkannya di akhiratAllah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman di dalam Al Quran“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian yang telah menciptakan kalian dari diri yang satu, dan darinya Allahmenciptakan pasangannya dan dari keduanya, Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak, dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNyakalian saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan keluarga. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian.”(QS An Nisa 1)“Tidakkah ia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya.”(QS Al Alaq 14)Selain itu, Rasulullah juga memberikan penjelasan bagaimana yang disebut muraqabah atau selalu diawasi tersebut.“Dan sesungguhnya Rasulullah telah menjawab ketika malaikat Jibril bertanya tentang ihsan yaituhendaklah kamu menyembah Allah seolah-olah kamu melihatNya, seandainya engkau tidak melihatNya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”(HR Muslim)
2. Muhasabah (Menghitung)
Secara luas makna muhasabah adalah mengintropeksi diri dengan membaca kelemahan serta kelebihan yang dimiliki. Kita harus sadar bahwa menjalani kehidupan ini ada hak yang dipinta dan kewajiban yang harus dipenuhi sehingga sangat pantas jika kita harus bermuhasabah tentang sejauh mana telah beribadah. Kita pun harus membaca diri sejauh mana telah menyiapkan perbekalan untuk nanti di akhirat.“Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklahsetiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnyauntuk hari esok (akhirat) danbertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.”(QS Al Hasyr 18) Rasulullah memperkuat firman Allah tersebut dengan hadist dari Syadad bin Aus dimana Rasulullah bersabda,“Orang yang cerdas itu adalah orang yang menghisab dirinya danberamal untuk hidup sesudah mati. Dan orang yang tolol itu orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepadaAllah.”(Ihya Ulumuddin)
3. Mujahadah (Bersungguh-sungguh)
Mujahadah merupakan proses ikhtiar dengan penuhkesungguhan dan tidak mungkin sesuatu dapat dicapai kecuali dengan bekerja keras. Orang yang seperti ini sadar bahwa untuk menggapai cita-cita perlu melewati halang rintang yang menghadang dengan berbekal ilmu serta keyakinan yang kuat.Mujahadah sendiri terbagi menjadi beberapa bagian mulai dari jihad terhadap hawa nafsunya sendiri hingga jihad memerangi syaitan.
Allah telah berfiman:“Dan adapun orang-orang yang takut terhadap kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal mereka.”(QS An Naziat 40-41) Dengan menerapkan 3 unsur tersebut berarti kita telah memperlakukan diri sendiri dengan baik. Dan perlakuan tersebut akan menghantarkan dirinya menuju jalan keselamatan.Semoga kita semua dapat memperlakukan diri dengan sebaik-baiknya. Aamiin
Kitab karangan Abah Guru
Kitab Al Imdad sebagai warisan Syaikhona Abah Guru sekumpul.Syaikhona Abah Guru sekumpul mewariskan kpd Para pecinta(Muhibbin) dan murid murid beliau amaliah amaliah yg menjadi amalan setiap hari shgselalu terhubung dgn Syaikhona Abah Guru Sekumpul.Warisan itu berupa Kitab Al Imdad,Kitab Dalail Khoirat dan Al qur'an.Kitab Al Imdad adalah Kitab yg berisi amaliah amaliah berupa zikir,sholawat,hizib,ratib,tawasul,qosidah,dan tata cara beribadah yg biasa diamalkan dlm kehidupan sehari hari kita.Amaliah amaliah dlm Kitab Al Imdad adalah Amaliah amaliah yg telah di amalkn oleh Syaikhona Abah Guru sekumpul dan juga yg selalu di bawakan rutin di Musholla Ar Raudah.Amaliah amaliah di Kitab Al Imdad sdh mendapat kan ijin dr Syaikhona Abah Guru utk di amalkan olehpara pecinta dan murid murid Abah guru. Sehingga Amaliah ini dapat di pertanggung jawabkan dunia akhirat akan manfaat dan keberkahan nya.Seperti suatu obat maka obat ini langsng dr resep dokter shg obat ini tdk akan jd racun krn yg memberi adalah dokter yg ahli nya.Saat kita mengamalkan amaliah amaliah dlm kitab ini mk amaliah itu langsung tersambung kpd Syaikhona Abah Guru sekumpul dan tersambung kpd Guru guru dr Abah guru,terus tersambung kpd pengarang dr amaliah itu dan tersambung terus sampai kpd Rasulallah.Seperti kita baca Widul latif atau Ratibul al hadad di dlm kitab Al Imdad ini mk amaliah itu tersambung kpd Syaikhona Abah guru,terus kpd guru guru beliaudan kpd pengarangnya yaitu Habib Abdullah al hadad dan terus smp kpd Rasulallah shg keberkahan nya pun luar biasa di banding kita membaca amaliah widul latif atau ratibul al hadad di buku yg lain,krn ada sanad bersambung td. Sambungan ini ibarat sebuah rantai yg rantai ini dr bawah tersambung keatas shg saat rantai yg di bawah ini bergerak mk bergerak lah rantai yg di atas. Begitulah seterus nya dgn amaliah amaliah lain nya dlm Kitab Al Imdad ini.Sungguh keberkahanyg luar biasa.Rasulallah bersabda...saling(memberi) berhadiah hadiah lah di antara kalian niscaya akan timbul kasih sayang diantara kalian.Setiap kita membaca Amaliah amaliah dlm KITAB AL IMDAD ini maka pahala akan terus mengalir kpdSyaikhona Abah Guru sekumpul terus menerus shg kita berhadiah pahala kpd Syaikhona Abah guru sekumpul dan sprt hadist Rasulallah td krn kita sering berhadiah kpd Abah Guru mk Abah Guru kenal dan pinandu dgn kita dan Abah Guru pun sayang dgn kita.Maka seperti kata Al Alimul Al allamah Abah Haji Guru zuhdi barang siapa istiqomah dlm hidup nya mengamalkan amaliah amaliah dlm kitab Al Imdad ini mk saat meninggal dan di kubur,Abah Guru yg akan menjemput dan menunggu nya. Hal itu karena Abah guru kenal,pinandu dan sayang kpd kita.Kitab Al Imdad bukan hanya sekedar amaliah amaliah yg hrs kita amalkan sehari hari,bukan hanya sekedar warisan dari Abah Guru sekumpul tp sebagai ikatan kedekatan hubungan antara Syaikhona Abah guru kpd para pecinta nya dan sebagai ikatan hubungan kedekatan antara Syaikhona Abah guru kpd murid murid nya agar selalu terhubung dan tersanbung dgn Syaikhona Abah Guru Sekumpul