Minggu, 20 November 2016

Nasehat Agama

Hauskanlah diri kita akan nasehat nasehat agama..
Karena ilmu ilmu agama amatlah luas dan tak pernah berbatas..

Giat menuntut ilmu agama adalah salah satu upaya, untuk menghilangkan dahaga kita dalam memperbaiki semua kekurangan diri dan pengamalan pengamalan akan agama yang masih banyak belum kita lakukan.. InsyaAllah.

Jumat, 06 Mei 2016

Pengobatan Dengan Cara Islami

JANGAN ABAIKAN OBAT INI!!!

1. Sering Sakit = Silahkan Puasa
2. Wajah Gelap = Qiyamul Lail (Sholat Tahajud)
3. Hati Sempit = Baca Qur'an
4. Susah Bahagia = Sholat Tepat Waktu
5. Emosi Melulu = Wudhu dan Istighfar
6. Gelisah = Banyak Doa dan Olah Raga
7. Tertekan = Baca "Lahaula walaquwwata illa Billah"
8. Kurang Berkah Rezekinya = Lirik yg Halal aja
9. Miskin Melulu = Bersedekah
10. Bingung Cara Berbuat Baik = Share/Bagikan
status ini.

Semoga kita semua dosanya diampuni Allah, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan mendapatkan pasangan yang sakinah, mawaddah, warohmah, serta anak yang sholih/sholihah dan tutup usia dengan jalan khusnul
khotimah. Aamiin....

Sekumpul Martapura

Salah satu Karomah abah Guru Sekumpul yang ulun dengar langsung malam tadi saat acara di rumah keluarga , Karomah yang meulah ulun merinding wan menangis mendengar ...

Ceritanya dulu di Mtp Sekumpul sore kamis pengajian akbar di Sekumpul yang di pimpin langsung oleh abah Guru Sekumpul. Malam kamis sidin sehat2 aja , tapi saat subuh sidin garing di hari kamis itu , sampai zuhur sidin masih berbaring di kasur. Waktu itu banyak murid sidin datang ke Sekumpul dari Amuntai , dari Banjar , dari Martapura banyak yang datang. Sampai adzan ashar masih aja abah Guru Sekumpul ini berbaring. Kebiasaannya di Sekumpul kalau abah Guru Sekumpul tidak keluar rumah di musholla Arraudhah itu tidak qamat , lumayan lama menunggu sidin keluar, bingung murid sidin kenapa sidin belum keluar, apalagi murid sidin yang jauh2. Tak lama kemudian keluar sidin dari rumah , qamat lalu sembahyang ashar. Setelah selesai pengajian guru2 yang di Martapura masih duduk , murid abah Guru sudah bnyk yang pulang. Ada guru tuha (beliau tdk ingin di sebutkan nama) guru tuha ini sidin berbicara, "yang meajari kita tadi bukan abah Guru tapi Rasulullah saw yg meajari kita yang menyerupai abah Guru, beruntung kita di ajari oleh beliau saw". Setelah itu ada seorang guru (wallahu a'lam) masuk ke rmh abah Guru, membuka kamar abah Guru melihat abah Guru masih berbaring dengan menutup mata, sidin merasa bingung. Di tanyai sidin dokter yang menjaga abah Guru, jer sidin "bagaimana keadaan abah Guru"? Kata dokter sidin dari tadi tidak ada duduk bahkan membuka mata pun tidak ada. Guru yang mendengar itu sidin menangis , menangis karena bahagia bahwa yang melajari itu Rasulullah saw. :'( :'( subhanAllah ..
Beruntung nya :') bahkan yang menjadi muhibbin Abah Guru Sekumpul pun beruntung insyaAllah.

Ulun minta rela bila ada khilaf dalam menceritakan Karomah sidin.
انا صاحب الفقيرة

Rabu, 04 Mei 2016

Majelis Nurul Muhibbin 232

Keinginan-keinginan yang cepat, himah-himah yang kencang, tidak akan bisa menembus pagar takdir Allah SWT”.
Bagaimanapun keinginan kita , kuat dan kencangnya itu keinginan kita, tidak akan bisa merobek atau menembus pagar-pagar takdir Allah SWT.
Keinginan yang kuat didalam diri kita menimbulkan beberapa perkara,
yang pertama : Menimbulkan usaha, bagi orang yang handak sugih lalu dia berusaha untuk mendapatkan rejeki, bagi yang kuat ingin jadi orang alim berusaha kesanan kemari mengaji ilmu handak jadi orang alim, bagi orang yang handak jadi orang shaleh macam macam yang diamalkan supaya jadi orang shaleh. Itu ngaranya adalah usaha yang timbul dari keinginan yang kuat.
Yang kedua : Keinginan yang kuat dalam diri kita itu bisa menimbulkan juga do’a, keinginan dalam hati ini menggebu-gebu akhirnya berdo’a lawan Tuhan, yaa Allah hamba handak jadi ka ini nah, hamba handak jadi orang ini nah.
Yang ketiga : Dari keinginan yang kuat ini timbul sesuatu yang disebut ngaranya tawajjuh, tawajjuh ini bila dari orang shaleh ngaranya keramat bila dari orang fasiq ngaranya istidraj.
Tiga macam tadi, usaha, do’a dan tawajjuh itu berasal dari kekuatan cita-cita didalam hati kita, kekuatan cita-cita dalam hati kita yang menimbulkan usaha, atau menimbulkan do’a, atau menimbulkan tawajjuh tadi, semuanya itu kada akan berhasil bila berlawanan dengan takdir Allah. Cita-cita yang kuat handak jadi orang sugih lalu inya berusaha macam-macam buka usaha, kalau takdirnya orang ini jadi miskin usahanya selalu gagal, kalau sudah ditakdirkan jadi orang miskin kada kawa, usaha apa saja dijalankan tidak akan berhasil kalau kada didukung, diperintah, disesuaikan dengan takdir Allah.
Do’a, cita-cita yang kuat didalam hati akhirnya berdo’a, saling panjangan do’a, sampai menangis berdo’a, tapi kalau takdir kada mendukung, do’a kada akan jadi apa-apa, do’a kada akan berhasil apabila berlawanan dengan takdir Allah, kita ditakdirkan sakit, semalaman kita berdo’a supaya sehat kada akan Kabul do’a  karena takdir kita sakit, jadi do’a kita kaya apa hebatnya walaupun doa dari Nabi, do’a dari wali, macam-macam dibaca  kada akan berhasil kalau itu sudah bertentangan dengan takdir Allah, bagaimanapun hebatnya, kencangnya tidak akan mampu menembus takdir Allah SWT. Tawajjuh seperti itu pula.
Kenapa usaha, do’a, tawajjuh tadi tidak berhasil bila berlawanan dengan takdir?, Karena itu, usaha, do’a, tawajjuh termasuk bagian dari asbab, bagian dari sebab, asbab(sebab) itu tidak member bekas.
Bila misal kita berdo’a lalu Kabul, pandirannya (bicaranya) saja Kabul, padahal memang takdir tuhan, pas berdo’a jar Kabul, kadanya do’a itu yang Kabul, takdir Allah sudah badahulu menunggu.
Sebab itu kada member bekas, kalau sebab tidak itu memberi bekas untuk apa gunanya ? Dari satu sisi atau beberapa sisi,” sebab” itu bisa dicontohkan dengan khadam (pembantu), “sebab” itu adalah pembantu takdir, dan yang namanya pembantu itu diupah bila baik diganjar pahala, bila jahat diganjar dosa, itulah timbul sebab, sebab itu untuk menimbulkan ganjaran, kalau mempengaruhi sebab kada sama sekali, kada mempengaruhi apa-apa, Cuma hanya membuat ganjaran.
Barang Siapa yang meng i’tiqatkan (meyakini seyakin yakinnya) dalam hatinya bahwa asbab (sebab) itu memberi bekas maka dia “kafir”. Habis ku do’a’kan inya gila jar,kaya do’a itu yang menggila akan inya nah.. ini kafir karena menganggap do’a itu memberi bekas padahal do’a bagian dari sebab.
Barang siapa yang meng i’tiqatkan dalam hatinya bahwa sebab itu memberi bekas dengan kekuatan yang dijadikan Allah padanya, maka dia orang “fasiq”, Ujarnya.. sebab itu kada memberi bekas Cuma didalam sebab itu ada kekuatan yang diletakan Allah akhirnya memberi bekas , nah.. ini orang fasiq, contohnya pisau, pisau itu kada melukai ujarnya, tapi dipisau itu ada kekuatan yang diletakan Allah disitu, jadi pisau itu melukai nah ini orang fasiq ngaranya kalau ber I’tiqat seperti itu. Dan siapa yang meng I’tiqatkan bahwa sebab itu tidak memberi bekas, yang memberi bekas itu hanyalah Allah semata, tetapi apabila ada sebab maka ada musabab, maka ini orang jahil, ujarnya… api, api kada membakar yang membakar itu adalah Allah, kalau api kada memberi bekas yang memberi bekas itu Allah, tetapi kalau terkena api pasti luyuh nah.. ini orang jahil ngaranya, banyak orang yang dibakar api kada luyuh, ini menunjukkan ada sebab belum tentu ada musabab. Dan Siapa yang meng I’tiqatkan dalam hatinya bahwa sebab itu tidak memberi bekas, yang memberi bekas itu hanyalah Allah semata, adanya sebab belum tentu adanya musabab, maka inilah orang yang bertauhid sebenarnya, yang memberi bekas itu adalah Allah, sebab kada memberi bekas, oleh karena itu ada sebab belum tentu ada musabab, terkena api belum tentu luyuh (terbakar) , terkena pisau belum tentu luka, karena itu kada memberi bekas yang memberi bekas adalah Allah SWT. Termasuk diantara sebab tadi adalah usaha, yang kedua do’a, yang ketiga tawajjuh, oleh karena itu banyak usaha kita kada berhasil, banyak do’a kita kada terwujud, banyak tawajjuh orang-orang yang gagal, karena kesemuanya tidak didukung dengan takdir Allah SWT.

Minggu, 24 April 2016

Sebuah Renungan Buat Kita

-- BAHAYA BERBURUK SANGKA --
Di antara pintu-pintu setan yang utama adalah buruk sangka terhadap orang-orang Muslim.
Allah Swt. berfirman,"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah sebagian besar prasangka. Sesungguhnya sebagianprasangka itu dosa"(QS Al-Hujurat [49]: 12).
Siapa yang menilai buruk orang lain lantaran prasangka, setan mendorongnya untuk memanjangkan lidah dengan menggunjingnya,mengurangi pemenuhan terhadap hak-haknya, atau memandangnya dengan pandangan sebelah mata. Semua itu termasuk perkara-perkarayang mencelakakan.Selain itu, syariat Islam juga melarang kita memosisikan diri pada kondisi yang bisa menimbulkan tuduhan orang lain.
Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda, “Takutlah kalian (hindarilah) terhadap tempat-tempatyang bisa menjadikan kalian tertuduh.”Suatu ketika Rasulullah berjalan bersama Ummul Mukminin Shafiyah r.a., mengantarnya pulang ke rumahnya. Lalu mereka berpapasan dengan dua orang Anshar. Rasulullah lantas menjelaskan kepada mereka, “Dia Shafiyah binti Huyai.” Mereka lalu mengatakan, “Ya Rasulullah, kami hanya berprasangka baik kepadamu.” Lalu Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setan masuk ke diri anak-cucu Adam melalui aliran darah di dalam tubuhnya. Sungguh, aku khawatir setan akan masukke diri kalian.”Lihatlah bagaimana Rasulullah perduli dan menjagaagama dua orang sahabatnya. Lihatlah bagaimana beliau menyayangi umatnya dengan mengajarkan kepada mereka cara menjaga diri dari tuduhan orang. Meskipun seseorang sangat tinggi kezuhudan, ketakwaan, dan keilmuannya, sesungguhnya mata manusia tidak sama dalam menilainya. Ada yang menilainya dengan pandangan kasih sayang dan ada pula yang menilainya dengan pandangan kebencian. Karena itu, sebuah syair mengatakan:'Mata kasih terhadap setiap aib adalah lemah.Tetapi mata kebencian menampakkan semua keburukan.Maka, sudah seharusnya kita menjaga diri dari berburuk sangka dan tuduhan dari orang-orang yangtidak baik.Jika sudah buruk perbuatan seseorang, buruk pula prasangka-prasangkanya dan ia memercayai tuduhan-tuduhanatas perbuatan yang ia sudah terbiasa dengannya.'Pintu-pintu masuk setan ini harus ditutup, hati harusdibersihkan dari sifat-sifat yang tercela dengan memperbanyak zikir dan berserah diri kepada Allah,dan kita harus menuntut ilmu dan menjalin hubungan dengan orang-orang yang bertakwa.Wallahu'alamAllahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'alaalihi wa Shobihi wasalim.

Senin, 18 April 2016

Berkat sholawat

PELAJARAN BERHARGA ..... KENAPA IBLIS TERUSIR DARI SURGA...
"IBLIS adalah ketua ahli ibadah dahulu. Penghulu kepada ahli ibadah. Dia adalah penghulu kepada seluruh muqarabbin. Iblis, namanya adalah Azazil. Dalam bahasa hebrew yunani lama. "il" itu adalah maknanya tuhan. Azazil itu maknanya hamba tuhanyang mulia. Hamba Allah yang mulia. Jibrail, hambaAllah, Mikail, hamba Allah, Israfil, hamba Allah Izrailhamba Allah. Azazil hamba Allah yang mulia.""Dikatakan begitu hebatnya ibadahnya Azazil itu sehinggakan tidak ada tanah diatas muka bumi ini yang digunakannya untuk sujud kepada Allah. Azazil, yakni iblis yang beribadat berpuluh-puluh ribu tahun di langit & bumi sujud kepada Allah, dan menjadi ketua dalam ibadat. Dan dia telah beribadatkepada Allah sehingga ada bekasan sujud di langit& bumi. Begitu hebat ibadah nya sehingga beribadahberibu-ribu tahun kepada Allah سبحانه وتعالى.""Sehinggakan dia menjadi penghulu kepada ahli ibadah penghulu kepada seluruh malaikat. Azazil itubukanlah dari kalangan malaikat. Azazil adalah dari kalangan jin bukan daripada malaikat. Begitu hebat ibadahnya sehingga dia terlupa yang ibadah nya itu daripada taufik Allah سبحانه وتعالى. Ibadah itu datang daripada Allah. Dia merasakan dirinya hebatdalam ibadah. Ibadah itu atas usaha dirinya sendiri. Maka suatu ketika apabila para malaikat, dapat tahudidalam luh mahfuz ada yang akan terlaknat.""Maka para malaikat takut kerana laknat itu akan terkena pada mereka. Maka para malaikat berjumpa dengan Azazil, untuk memintanya berdoa untuk mereka. Wahai syeikh, doakan kami supaya kami tidak terkena laknat daripada Allah سبحانه وتعالى. Dia mendoakan semua para malaikat tetapi, dia terlupa untuk mendoakan untuk dirinya sendiri. Kerana menyangka ibadahnya hebat dan tak akan terkena laknat tersebut.""Mustahil aku akan terkena laknat tersebut. Maka setelah itu, disaat Allah سبحانه وتعالى menciptakan Nabi Adam عليه السلام. Dan diperintahkan sujud kepada Nabi Adam, namun Azazil enggan sujud kerana sifat Sombong & Hasad yang ada pada dirinya. Dia mengatakan; "Wahai Allah, aku lebih baik daripada dia. Ana saya aku. Mentaliti berpenyakit, ana, aku. Wahai Allah, Aku lebih mulia daripada Adam.""Aku dijadikan daripada Api manakala Adam hanya dijadikan daripada Tanah. Dia mengunakan logik akal. Sedikit pun tidak ada rasa takut kepada Allah سبحانه وتعالى. Sebab apa sebab ada rasa takabur. Maka dengan sifat ini lah Azazil telah dimurkai oleh Allah. Dia tidak menyangka, yang sujud itu adalah satu perintah daripada Allah سبحانه وتعالى. Sujud itu adalah sujud penghormatan, bukan sujud sembahan. Sepertimana kiblat. Sepertimana, kita sujud pada Ka'bah, bukan bermakna kita sembah, ka'bah. Ka'bah Itu adalah kiblat kita. Dan Sujud itu, adalah perintah dari Allah سبحانه وتعالى.""Maka, namanya adalah perintah. Maka, wajib bagi hamba untuk menunaikannya. Namun iblis enggan. Dia berkata "Ya Allah, aku lebih baik daripada dia. Maka, terlaknatlah iblis pada hari itu, kerana enggansujud. Azazil berkata, Wahai Allah, panjangkan umurku sehingga hari kiamat supaya aku dapat mengoda anak anak adam. Supaya mereka mengikuti ku menjadi pengikutku masuk kedalam neraka.""Mereka bersama-sama dengan ku. Kecuali orang-orang yang ikhlas. Maka doanya diperkenankan oleh Allah سبحانه وتعالى. Segala amalan nya ibadah nya selama beribu-ribu tahun habis. Dahulu dia menjadi ketua didalam beribadat, tapi nanti dia akan menjadi ketua membawa ahli nya menuju ke Neraka Allah سبحانه وتعالى.""Dia tidak merasakan sifat kehambaan. Dia merasakan, dia yang beribadah bukan Allah yang mengerakkannya.Segalanya adalah dengan izin Allah سبحانه وتعالى. Hakikat sujud itu adalah kehambaan. Berapa ramai orang yang bertuhankan dirinya sendiri? Menyangka segala kekayaan, kejayaan atas usaha dirinya sendiri, aku yang hebat.Aku yang buat semua ini. Semuanya aku, aku."Didalam Al-Quran, Allah سبحانه وتعالى berfirman; "Maka tidakkah kamu melihat?orang-orang yang menjadikan hawa nafsu, sebagai tuhan mereka. Dan Allah membiarkan mereka sesat berdasarkan ilmu-Nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan hijab keatas penglihatannya?"Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman:"Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk? Sesudah Allah membiarkan mereka sesat. Maka mengapa kamu, tidak mahu mengambil pelajaran? Moga-moga Allah سبحانه وتعالى, menjauhkan kita dari sifat mengikut hawa nafsu, sombong, riak, takabbur ini, dan selamat daripada Azab Allah سبحانه وتعالى."PELAJARAN BERHARGA ..... KENAPA IBLIS TERUSIR DARI SURGA..." setan adalah mantan anggota dari pemimpin ibadah. Ke Kepala. Dia adalah ketua untuk seluruh muqarabbin. Setan, namanya Azazil. Bahasa Ibrani Yunani dalam waktu yang lama."IL" Berarti Allah yang ada. Azazil itu berarti hamba Allah. Karunia-Mu. Hamba Allah yang mulia. Hamba-nya, Jibril, Mikail, Israfil, Izrail hamba-Hamba Allah. Azazil hamba yang mulia."" dikatakan begitu luar biasa azazil bahwa gereja begitu banyak bahwa tidak ada tanah di atas bumi ini yang digunakan untuk bersujud kepada Allah. Azazil, yang adalah iblis menyembah puluhan puluhan ribu tahun di langit & bumi sujudkepada Allah, dan untuk menjadi pemimpin. Dan Dia telah melayani maka sujud ada di langit dan di bumi & bekasan. Begitu besar-nya maka mintalah doa dari ribuan tahun kepada Allah sbḥạnh wtʿạly."" begitu banyak bahwa ia menjadi ketua ke ketua kepada malaikat. Ini bukan dari kalangan malaikat azazil. Azazil adalah dari golongan jin tidak daripada malaikat. Gereja itu begitu besar sampai dia lupa apa itu daripada menyembah-nya. Allah Tuhanku sbḥạnh wtʿạly. Doa yang datang dari Allah. Dia merasa dirinya besar dalam doa. Beribadah itu untuk dirinya sendiri. Jadi once upon a time, ketika malaikat bisa tahu di suka nya siapa pun akan ganja."" maka malaikat karena takut itu akan terbuka untuk mereka. Jadi aku bertemu dengan malaikatazazil, untuk meminta dia untuk berdoa untuk mereka. Hai Sheikh, doakanlah kami, bahwa kita tidak boleh memukul dengan kutukan dari allah sbḥạnh wtʿạly. Dia berdoa untuk semua malaikat, tapi dia lupa untuk berdoa untuk dirinya sendiri. Gereja itu besar tertawa dan tidak terkena kutukan."" tidak ada cara saya akan memukul kutukan. Kemudian setelah itu, ketika allah sbḥạnh wtʿạly menciptakan adam ʿlyh ạlslạm. Dan diperintahkan untuk sujud kepada Adam, tetapi azazil menolak karena sifat sombong mereka & itu pada nya. Dia berkata: " Ya Allah, aku lebih baik daripada dia. Ana aku adalah aku. Mentalitassakit, ana, aku. Ya Allah, aku lebih mulia daripada adam."" aku sudah menciptakan daripada neraka padahal hanya menciptakan Adam, selain tanah. Dia menggunakan akal logika. Sedikit tidak takut kepada Allah sbḥạnh wtʿạly. Karena ada arti mendapatkan winded. Jadi dengan properti ini azazil yang oleh Allah. Dia tidak mengharapkan untuk jatuh, satu adalah perintah dari allah sbḥạnhwtʿạly. Ruku sujud itu adalah kehormatan, bukan sujud sentation. Sebagai Kiblat. Sebagai, kami bersujud kepada ka 'bah, itu tidak berarti kami menyembah ka' bah. Ka ' bah kami kembali. Ruku, dan itu adalah perintah dari Allah (sbḥạnh wtʿạly."" jadi, namanya adalah perintah. Jadi, wajib bagi hamba untuk petisi. Namun iblis menolak. Dia bilang " Oh Tuhan, aku lebih baik daripada dia. Jadi, hari terlaknatlah setan, menolak. Azazil berkata, " Ya Allah, berikanlah umur saya sampai hari kiamat, maka saya bisa mendapatkan anak-Anak Adam. Ikuti saya agar mereka bisa masuk ke dalam neraka."" mereka bersama-sama dengan aku. Kecuali Orang-orang yang benar. Shalat kemudian diizinkan oleh Allah sbḥạnh wtʿạly. Semua-nya menyembah-nya, selama ribuan tahun. Sebelum dia menjadi ketua di sembah, tapi dia akan membawa ahli-nya pemimpin menuju ke neraka, Allah sbḥạnh wtʿạly."" dia tidak merasakan alam dari perbudakan. Dia merasa doa, dia bukan allah yang mengerakkannya.Semuanya adalah dengan izin allah sbḥạnh wtʿạly. Jatuh adalah lebih besar (keutamaannya dari perbudakan. Berapa banyak orang yang bertuhankan dirinya? Pikir semua kekayaan, kesuksesan, untuk dirinya, aku yang besar. Aku melakukan semua ini. Semua yang aku lakukan, aku."Dalam Al Quran, Allah sbḥạnh wtʿạly berkata, " maka apakah kamu tidak memperhatikan? Orang-orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhan mereka. Dan Allah membiarkan mereka sesat berdasarkan ilmu-nya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan visi-nya?" HijabRudi Kemudian Allah berfirman:" Siapakah yang akan memberinya petunjuk? Setelah membiarkan mereka sesat. Maka apakah kamu tidak mau mengambil pelajaran? Semoga Allah sbḥạnh wtʿạly, itu memisahkan kita dari alam yang sesuai dengan hawa nafsu mereka, sombong, riak, takabbur, dan ini baik daripada kemurkaan Allah swt."

Sabtu, 16 April 2016

Ilmu Dan Adab

ILMU DAN ADAB (AKHLAK)
Kepandaian tidak akan ada artinya apabila seseorang tidak memiliki adab...Ilmu akan berbahaya bagi pemiliknya dan orang lain, jika akhlak tidak ditanam dalam dirinya. Karena budi pekerti adalah perhiasan istimewa bagi pemilik ilmu.Itulah kenapa Abdullah ibn Mubaarak yang sangat dalam ilmunya, menegaskan : AKU BELAJAR ADAB30 TAHUN DAN AKU MENCARI ILMU 20 TAHUN.Imam Malik berkata, "Saat ibuku memasangkan imamah untukku...Beliau mengatakan : Pergilah engkau ke Rabi'ah dan belajarlah tentang ADAB SEBELUM ILMU".Ketika seseorang yang memiliki ilmu tanpa ahlak, maka dia akan lupa akan dirinya dan merasa memiliki ilmu bisa dipastikan Hatinya terkena penyakit sombong walau tak diucapkan.Ketika seseorang itu berakhlak maka dia merasa bahwa ilmu itu dari ALLOH SWT. dan masih milik ALLOH SWT selamanya. Hatinya tidak merasa memiliki ilmu itulah ciri Orang sholeh.

Jumat, 15 April 2016

Beginilah Cara Memperlakukan Diri Sendiri Yang Seharusnya

Memperlakukan diri sendiri merupakan kewajiban dimana didalamnya terdapatpengaturan agar kita menjadi seseorang yang selamat tak hanya hidup di dunia, melainkan juga di akhirat. Kita juga akan menjadi pribadi yang lebih produktif dan berguna bagi yang lainnya.Untuk bisa memperlakukan diri sendiri dengan baik, maka diperlukan 3 unsur yang bersumber dari Al Quran dan Assunnah.
1. Muraqabah (Pengawasan)
Muraqabah merupakan suatu kesadaran bahwa segala aktivitas kita senantiasa ada dalam pengawasan Allah. Tak ada satu pun bisa luput dari penglihatanNya. Segala amalan baik dan amalan buruk senantiasa diketahui oleh Allah. Bahkan bukan hanya dalam bentuk lahiriahsaja, melainkan niat dalam hati pun Allah Maha Tahu.Sadar akan selalu diawasi membuat kita tidak akan berani untuk berbuat kemaksiatan. Pengawasan tersebut juga dilakukan olehmalaikat pencatat amal baik dan buruk sehingga kita punakan disuruh untuk mempertanggung jawabkannya di akhiratAllah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman di dalam Al Quran“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan kalian yang telah menciptakan kalian dari diri yang satu, dan darinya Allahmenciptakan pasangannya dan dari keduanya, Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak, dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) namaNyakalian saling meminta satu sama lain dan (peliharalah) hubungan keluarga. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian.”(QS An Nisa 1)“Tidakkah ia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya.”(QS Al Alaq 14)Selain itu, Rasulullah juga memberikan penjelasan bagaimana yang disebut muraqabah atau selalu diawasi tersebut.“Dan sesungguhnya Rasulullah telah menjawab ketika malaikat Jibril bertanya tentang ihsan yaituhendaklah kamu menyembah Allah seolah-olah kamu melihatNya, seandainya engkau tidak melihatNya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”(HR Muslim)
2. Muhasabah (Menghitung)
Secara luas makna muhasabah adalah mengintropeksi diri dengan membaca kelemahan serta kelebihan yang dimiliki. Kita harus sadar bahwa menjalani kehidupan ini ada hak yang dipinta dan kewajiban yang harus dipenuhi sehingga sangat pantas jika kita harus bermuhasabah tentang sejauh mana telah beribadah. Kita pun harus membaca diri sejauh mana telah menyiapkan perbekalan untuk nanti di akhirat.“Hai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklahsetiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnyauntuk hari esok (akhirat) danbertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan.”(QS Al Hasyr 18) Rasulullah memperkuat firman Allah tersebut dengan hadist dari Syadad bin Aus dimana Rasulullah bersabda,“Orang yang cerdas itu adalah orang yang menghisab dirinya danberamal untuk hidup sesudah mati. Dan orang yang tolol itu orang yang mengikuti hawa nafsunya dan berangan-angan kepadaAllah.”(Ihya Ulumuddin)
3. Mujahadah (Bersungguh-sungguh)
Mujahadah merupakan proses ikhtiar dengan penuhkesungguhan dan tidak mungkin sesuatu dapat dicapai kecuali dengan bekerja keras. Orang yang seperti ini sadar bahwa untuk menggapai cita-cita perlu melewati halang rintang yang menghadang dengan berbekal ilmu serta keyakinan yang kuat.Mujahadah sendiri terbagi menjadi beberapa bagian mulai dari jihad terhadap hawa nafsunya sendiri hingga jihad memerangi syaitan.
Allah telah berfiman:“Dan adapun orang-orang yang takut terhadap kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal mereka.”(QS An Naziat 40-41) Dengan menerapkan 3 unsur tersebut berarti kita telah memperlakukan diri sendiri dengan baik. Dan perlakuan tersebut akan menghantarkan dirinya menuju jalan keselamatan.Semoga kita semua dapat memperlakukan diri dengan sebaik-baiknya. Aamiin

Kitab karangan Abah Guru

Kitab Al Imdad sebagai warisan Syaikhona Abah Guru sekumpul.Syaikhona Abah Guru sekumpul mewariskan kpd Para pecinta(Muhibbin) dan murid murid beliau amaliah amaliah yg menjadi amalan setiap hari shgselalu terhubung dgn Syaikhona Abah Guru Sekumpul.Warisan itu berupa Kitab Al Imdad,Kitab Dalail Khoirat dan Al qur'an.Kitab Al Imdad adalah Kitab yg berisi amaliah amaliah berupa zikir,sholawat,hizib,ratib,tawasul,qosidah,dan tata cara beribadah yg biasa diamalkan dlm kehidupan sehari hari kita.Amaliah amaliah dlm Kitab Al Imdad adalah Amaliah amaliah yg telah di amalkn oleh Syaikhona Abah Guru sekumpul dan juga yg selalu di bawakan rutin di Musholla Ar Raudah.Amaliah amaliah di Kitab Al Imdad sdh mendapat kan ijin dr Syaikhona Abah Guru utk di amalkan olehpara pecinta dan murid murid Abah guru. Sehingga Amaliah ini dapat di pertanggung jawabkan dunia akhirat akan manfaat dan keberkahan nya.Seperti suatu obat maka obat ini langsng dr resep dokter shg obat ini tdk akan jd racun krn yg memberi adalah dokter yg ahli nya.Saat kita mengamalkan amaliah amaliah dlm kitab ini mk amaliah itu langsung tersambung kpd Syaikhona Abah Guru sekumpul dan tersambung kpd Guru guru dr Abah guru,terus tersambung kpd pengarang dr amaliah itu dan tersambung terus sampai kpd Rasulallah.Seperti kita baca Widul latif atau Ratibul al hadad di dlm kitab Al Imdad ini mk amaliah itu tersambung kpd Syaikhona Abah guru,terus kpd guru guru beliaudan kpd pengarangnya yaitu Habib Abdullah al hadad dan terus smp kpd Rasulallah shg keberkahan nya pun luar biasa di banding kita membaca amaliah widul latif atau ratibul al hadad di buku yg lain,krn ada sanad bersambung td. Sambungan ini ibarat sebuah rantai yg rantai ini dr bawah tersambung keatas shg saat rantai yg di bawah ini bergerak mk bergerak lah rantai yg di atas. Begitulah seterus nya dgn amaliah amaliah lain nya dlm Kitab Al Imdad ini.Sungguh keberkahanyg luar biasa.Rasulallah bersabda...saling(memberi) berhadiah hadiah lah di antara kalian niscaya akan timbul kasih sayang diantara kalian.Setiap kita membaca Amaliah amaliah dlm KITAB AL IMDAD ini maka pahala akan terus mengalir kpdSyaikhona Abah Guru sekumpul terus menerus shg kita berhadiah pahala kpd Syaikhona Abah guru sekumpul dan sprt hadist Rasulallah td krn kita sering berhadiah kpd Abah Guru mk Abah Guru kenal dan pinandu dgn kita dan Abah Guru pun sayang dgn kita.Maka seperti kata Al Alimul Al allamah Abah Haji Guru zuhdi barang siapa istiqomah dlm hidup nya mengamalkan amaliah amaliah dlm kitab Al Imdad ini mk saat meninggal dan di kubur,Abah Guru yg akan menjemput dan menunggu nya. Hal itu karena Abah guru kenal,pinandu dan sayang kpd kita.Kitab Al Imdad bukan hanya sekedar amaliah amaliah yg hrs kita amalkan sehari hari,bukan hanya sekedar warisan dari Abah Guru sekumpul tp sebagai ikatan kedekatan hubungan antara Syaikhona Abah guru kpd para pecinta nya dan sebagai ikatan hubungan kedekatan antara Syaikhona Abah guru kpd murid murid nya agar selalu terhubung dan tersanbung dgn Syaikhona Abah Guru Sekumpul

Kamis, 14 April 2016

PENGARUH SIKAP ORANG TUA UNTUK ANAK

Seorang Ayah wajar bersifat tegas dan pengatur keluarga,agar anak anak nya ada figur yang disegani dan harus dituruti..
Seorang ibu tentu lebih lemah lembut dan penuhkasih sayang kepada anak anak nya untuk menyeimbangkan antara cinta dan ketaatan kepada orang tua..

Jangan memukul istri ketika bertengkar dan menghibur kesedihannya

JANGAN MEMUKULNYASuami yang ringan tangan, gemar menampar dan memukul istri adalahsuami yang tidak mengerti bahwa Islam meninggalkan perempuan."Aisyah radhiallahu 'anha pernah bertutur: suamiku tidak pernah memukul istrinya meskipun hanya sekali." (HR. Nasa'i)Yang dimaksud pukulan disini adalah pukulan yang menciderai atau pukulan diwajah. Adapun apabila seorang istri melakukan pembangkangan kepada suami, maka diperbolehkan memukulnya dengan pukulan yang tidak menyebabkan cedera dan tidak pula mengenai dimuka. Allahu a'lamSesungguhnya lelaki sejati tidak akan pernah memukul istri semarah apapun yang bersangkutan kepada pasangannya. Memukul istri adalah akhlak pria durjan dan tidak pantas dilakukan oleh para suami yang shalih.HIBUR KESEDIHANNYATidak hanya bersenang-senang dengan istri disaat gembira, Rasulullah pun peduli pada istri dikala istrinya menangis dan bersedih."Suatu saat Shafiyah safar bersama Rasulullah, saat itu adalah hari gilirannya. Dia ketinggalan (rombongan) karena unta nya berjalan lambat, lalu menangis. Maka Rasulullah datang mengusapkan air mata dengan kedua tangannya kemudian berusaha membuat Shafiyah berhenti menangis." (HR. Nasa'i)Pelajaran yang diambil dari hadis ini adalah menghibur istri adalah kewajiban suami. Berusaha menghilangkan kesedihan dan kesusahan istri adalah sesuatu yangdiisyaratkan Islam. Suami yang baik tidak akan tahan dan tinggal diam manakala melihat istrinya menangis atau bersedih hati

Berkatsholawat.blogspot.com

Rasulallah bersabda..Seseorang akan di kumpulkanbeserta dgn orang yg di cinta nyaSyaikhona Abah Guru Sekumpul berkata,jika kamu harus memilih antara Guru mu dan teman mu,makapilih lah Guru mu sekalipun Teman mu ini seorang wali yg bisa terbang karena Guru mu yg akan menolong dan memberi syafa'at kepadamu sedang teman mu tdk memberimu syafa'at.Dan Syaikhona Abah Guru Sekumpul berkata...Obat yg paling mujarab adalah GURU,bila ada hajat panggilah GURU.Nenek yg sholehah dr Kaltim berusia 64 thn menceritakan pengalaman beliau mati suri selama 4 jam,dmn beliau sempat mau di mandikan krn di kira sdh meninggal.Selama mati Suri,nenek ini di perlihatkn Allah Alam Barzah,berbagaimcm kejadian yg di perlihatkn Allah salah satu nya Nenek ini bercerita..Aku melihat Malaikat Nungkar Nakir menyiksa si mayit.Badan Malaikat Nungkar Nakir tinggi dan sngtbesar dgn wajah yg sangar,suara menggelegar dan memegang senjata berupa gada yg sangat berat dan besar.Aku melihat Malaikat itu memukul kan Gada itu kpd si mayit mk berteriak lah si mayit dgn sehabis2 teriakan smp telinga ku mau pecah mendengar teriakan kesakitan nya(Rasulallah bersabda sekiranya kalian mendengar teriakan penghuni kubur saat di siksa mk kalian akan pingsan,tp kalian tdk dpt mendengar nya,hanya binatang yg mendengar nya).Kemudian badan si mayit itu hancur berkeping2 kata nenek itu dan amblas msk kedalam bumi sedalam dalam nya akibat pukulan gada itu.Tdk berapa lama,tubuh itu naik lg kepermukaan bumi dan utuh sprt sedia kala,lalu di pukul lg utk ke2 kalinya,menjerit lg si mayit,dan hancur tubuhnya serta amblas tubuhnya ke dlm bumi,naik kepermukaan utuh kembali dan mau di pukul lg utk yg ke 3 kali,tp sblm smp gada ituke tubuh si mayit,mk si mayit teriak memanggil nama seseorang.lalu aku lihat Malaikat Nungkar Nakir itu menahan gada nya,setelah itu diangkat lg tinggi2 utk di pukul dan si mayit pun semakin keras memanggil seseorg.Lalu Malaikat menahan lg gada nya dn berkata...siapayg kamu panggil,mk si mayit berkata,Aku memanggil Guru ku.Malaikat berkata,apa benar dia yg kau panggil Guru mu.Si mayit dgn ketakutan berkata,iya dia adalah Guru ku.Maka kata Nenek itu aku lihat Malaikat Nungkar Nakir pergi ketempat org yg di sebut si mayit itu,krn org itu jg sdh meninggal.Aku melihat suatu yg sngt beda kata Nenek itu,tempat kediaman org itu sngt lhluas dan megah wlw dr atas aku lihat makam beliau,tp dr bwh makam terlihat bangunan yg sngt luas,indah dan megah.Lalu Malaikat mendatangi org itu seraya berkata,apakah benar engkau mempunyai murid bernama si fulan bin si fulan.Guru itu berkata iya,itu murid saya.Lalu Malaikat Nungkar Nakir membawa Guru itu ke kubur si mayit sambil berkata sekarang kamu lihat dia,apa benar dia murid mu.Mk Guru itu berkata benar dia murid ku smbl kata nenek itu guru itu mengusap wajah dan tubuh si mayit krn penuh dgn siksa.Lalu guru itu berkata,kenapa dia,Malaikat menjawab,kami menyiksanya krn dosanya di dunia dan dia memanggil nama engkau.Guru itu berkata,jgn lah kalian siksa lg dia,krn dia murid ku.Mk kata Nenek itu,Malaikat itu pun berkata berkat Guru mu ini engkau lepas siksa kubur lalu Malaikat itu pun menghilang.Dan aku melihat kata Nenek itu,kubur si mayit td tiba2 bergerak mendekati kubur Guru nya ,sekarang kubur murid nya itu berdampingan dgn kubur gurunya shg klo secara zahir kubur itu terpisah jauh tp di alam barzah kubur itu berdampingan antara kubur murid dgn kubur Guru nya.Itulah syfa'at perguruan dan dia di kumpulkan dgn siapa yg dia cintai.(cerita ini dr sebuah video dmn disitu nenek itu bercerita di kelilingi para guru2 dan di sumpah atas nama Allah dan Al quran klo yg beliau ceritakan benar terjadi dn bertanggung jwb dunia akhirat).Al alimul Al allamah Abah Haji Guru Zuhdi berkata barang siapa dalam hidup nya istiqomah mengamalkan Kitab Al Imdad warisan Abah Guru Sekumpul maka nanti saat mau meninggal dan saatdi dalam kubur,SyaikhonaAbah Guru sekumpul yg akan menyambut nya.

Haul Abah Guru Sekumpul yang ke 11

Mengenang Seputar Berpulangnya Syaikhuna, TuanGuru Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul), Martapura.Setelah sembilan hari dalam perawatan di. RS. Mount Elizabeth Singapura, tepatnya pada minggu malam, Syaikhuna bersikeras meminta agar dibawapulang. Kondisi kesehatan Beliau terlihat sangat lemah. Meski demikian, pihak keluarga belum bisa mengabulkan karena melihat kondisi Beliau yang tidak memungkinkan dan masih menunggu keputusan tim medis.Besoknya, Senin 8 Agustus 2005, Syaikhuna kembali sesak napas. Beliau harus melakukan Cuci darah. Sorenya diketahui dari hasil pemeriksaan timdokter bahwa keadaan Syaikhuna ini sangat sulit ditangani. Dan pada malam harinya mendadak tensiBeliau menurun drastis. Disaksikan oleh keluarga dekat termasuk salah satunya Guru H. Syarif Bustami, Syaikhuna membaca dzikirﻻإله إﻻاللهsebanyak tiga kali dengan suara rendah, kemudian dilanjutkan dengan menyebutمحمد رسول الله.Dan setelah itu tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari mulut Beliau hingga akhir hayatnya.Pada Selasa 9 Agustus 2005, sekitar jam 10 pagi waktu setempat, tercapailah keputusan musyawarah keluarga agar Syaikhuna segera dibawa pulang ke Indonesia. Hari itu pula seluruh pengurusan yang menyangkut kepulangan rombongan diselesaikan, hingga akhirnya pada jam 17. 30 sore, berangkatlah rombongan dengan menumpang pesawat carteran Foker 24, pesawat evakuasi yang bernama "Anugerah", menuju Banjarmasin melewati rute Singapura-Pontianak-Banjarmasin.Saat masih dalam pesawat, sebelum sampai di bandara dikota Pontianak, Syaikhuna sempat mengalami kesulitan pernapasan. Tim medis yang mengiringi rombongan langsung memberikan perawatan. Namun, setelah transit di Pontianak, kondisi pernapasan Beliau sudah mulai normal kembali. Tepat jam 21.00 malam rombongan tiba dibandara Syamsuddin Noor, dan sekitar jam 21.30 tibalah rombongan di rumah kediaman Syaikhuna diSekumpul.MARTAPURA MENANGIS.Kedatangan Syaikhuna dari Singapura hampir-hampir tidak diketahui oleh jamaahnya. Walau demikian, pada subuh itu terlihat banyak orang berkumpul di sekitar kediaman Syaikhuna, khususnya di pintu belakang kediaman Beliau. Di situ tampak sekelompok orang duduk sambil sesekali menengok ke arah pintu kecil yang menghubungkan jalan kecil itu dengan komplek Ar-Raudhah, berharap ada seseorang yang keluar dari pintu itu untuk menyampaikan kabar terbaru tentang keadaan Guru tercinta.Di bagian dalam rumah Beliau sendiri, sejak kedatangan Syaikhuna dari Singapura, sebagian anggota keluarga sendiri dan tenaga medis terlihat enggan beranjak dari dekat Syaikhuna. Sebagian dari mereka terlihat membaca ayat-ayat suci al-qur an dengan suara lirih. Wajah-wajah yang mengelilingi Syaikhuna itu kelihatan tenang saja, sebab dari raut muka Syaikhuna tertampak ketenangan, sekalipun Beliau tidak berbicara lagi, hembusan napas Syaikhuna masih mengalir teratur dan anggota tubuh Beliau sesekali masih bergerak.Dengan keadaan ini tenaga medis yang dibantu anggota keluarga pun menyiapkan peralatan cuci darah yang akan dilakukan besok siang. Sekitar jam02.00 dini hari, semua peralatan siap digunakan. Namun apalah daya, takdir Allah SWT menghendakilain.Inna lillaahi wa Inna Ilaihi Roojji'uun......Tepat pada pukul 04.40 (waktu jidar) subuh, Syaikhuna berpulang ke Rahmatullah. Keadaan yang sebelumnya gening dikejutkan dengan suara isak tangis yang sambung menyambung. Entah darimana berita itu bermula, namun semakin jelas dan nyata bahwa kabar wafatnya Syaikhuna adalah merupakan kebenaran yang tak dapat dipungkiri.Seperti digerakkan oleh tangan yang tak nampak, kelompok2 manusia yang tadinya tersebar di sekitarkomplek ar-Raudhah semuanya menuju pintu kecil di belakang rumah Beliau. Mereka berjejal untuk memasuki celah yang hanya bisa dimasuki oleh dua orang. Semua berharap, sambil sesekali mengusap air yang menggenang di matanya, agar dapat memasuki kediaman Syaikhuna sekaligus dapat melihat orang yang dicintainya untuk terakhir kali dan bahkan kalau bisa melakukan ciuman terakhir yang menandakan ketaatan dan kebaktian seorang murid. Namun di antara sekian banyak, hanya sedikit saja yang mendapatkan keberuntungan itu.Mereka yang tidak kebagian akhirnya memasuki mushalla ar-Raudhah, sehingga pada subuh itu padatlah Mushalla ar-Raudhah.Kemudian setelah shalat Subuh, terdengar pengumuman dari pengeras suara Mushalla ar-Raudhah tentang berpulangnya Syaikhuna ke hadirat Allah SWT. Pengumuman ini kemudian menyebar luas melalui seluruh stasiun radio, segenap masjid dan mushalla yang ada di seluruh Kalimantan Selatan.Hari itu terjadilah sesuatu yang tidak pernah terjadi dalam sejarah keagamaan di Kalimantan Selatan. Berita wafatnya Guru tercinta langsung menyebar dikalangan murid-murid di berbagai pelosok daerah. Hampir seluruh instansi pemerintah meliburkan diri,para murid di sekolah-sekokahdipulangkan, dan pasar-pasar menjadi lenggang karena para pedagang menghentikan kegiatannya. Orang-orang dari berbagai pelosok bumi Banjar berdatangan menuju Martapura khususnya ke Sekumpul untuk ikut mengantar kepergian sang Guru. Hari itu kota Martapura, khususnya daerah Sekumpul, menjadi lautan manusia. Lautan manusia yang berduka karena kehilangan seorang Abah sekaligus Guru tercinta yang selama ini begitu istiqomah memberikan pengajaran, mengayomi, memperhatikan persoalan-persoalan hidup mereka,baik kehidupan sementara di dunia, maupun kehidupan abadi di akhirat kelak.Transportasi menjadi sangat padat, semuanya berujung pada tempat yang sama. Bahkan penyeberangan ferry yang menghubungkan Kotabaru dan Batu Licin menjadi penuh, terlihat antrian sepanjang beberapa kilometer menunggu giliran untuk menyeberang. Sementara itu, dari jalan-halan Hulu Sungai maupun Banjarmasin terlihat mobil pribadi, angkutan umum, serta kendaraan roda dua, merayap pelan saking padatnya jalan yang dilalui. Semua polisi diturunkanke jalann untuk ikut mengatur lalu lintas. Hari itu seakan semua penghuni Kalimantan ditumpahkan ke Martapura.Tidak hanya transportasi darat, transportasi udara pun, khususnya dari pulau Jawa, menjadi penuh. Hari itu dan beberapa hari berikutnya merupakan masa-masa yang sulit untuk bisa mendapatkan tiketbaik dari pulau Jawa ke Banjarmadin atau sebaliknya. Seandainya adapun, maka harganya telah melambung tinggi sampai beberapa kali lipat dari harga biasanya.Di tempat kediaman Syaikhuna sendiri, terlihat kesibukan keluarga dibantu beberapa murid terdekat Beliau yang sedang menyiapkan acara pemakaman. Dalam kejadian ini sekali lagi terlihat kehati-hatian Syaikhuna dalam menjalankan perintah Agama Islam, di mana jauh hari sebelumnya Beliau telah membuat wasiat untuk keluarga dan murid-murid Beliau. Dimulai dari orang yang memandikan jenazahnya, imam shalat jenazah, menggali lubang kubur, hingga orang yang membacakan talqin. Tak lupa pula Beliau telah mempersiapkan sejumlah amplop berisi uang yang akan diserahkan kepada para penyelenggara pemakaman.Tepat pukul 10.00 WITA, jenazah Beliau mulai dimandikan dengan dipimpin oleh (alm) Allahu Yarham Guru Abdus Syukur pada waktu itu. Jenazah Syaikhuna dipangku oleh beberapa orang keluarga terdekat Beliau. Tak ketinggalan, dalam memandikan jenazah Syaikhuna ini, kedua anak Beliau ikut menyiramkan air ke tubuh ayah tercinta. Tak terdengar isak tangis dari mereka berdua, hanya beberapa tetes air mata tampak membasahi kedua pipi mereka. Kemudian setelah pemandian, Syaikhuna dikapankan, setelah sebelumnya dipakaikan jubah serta sorban yang telah disiapkan Beliau jauh hari sebelum wafatnya.Sebelum kain kafan sempurna ditutupkan ke jenazah Beliau, bergiliran beberapa orang terdekatdimulai dari keluarga memberikan ciuman perpisahan. Beberapa dari mereka tak mampu untuk menahan air mata yang berjatuhan, air mata kesedihan karena ditinggalkan oleh orang yang selama ini mencintai mereka dan mereka cintai.Setelah acara pengkafanan, dilaksanakan acara Bahillah yang dipimpin juga oleh (alm) Guru Abdus Syukur, dilanjutkan dengan shalat jenazah sebanyaktiga kali di dalam rumah, yang pertama diimami oleh (alm) Guru Abdus Syukur, kemudian oleh (alm)Guru Anang Djazouly, dan terakhir oleh Habib Zaki dari Solo.Di Mushalla Ar-Raudhah dan sekitarnya yang tidak mampu menampung seluruh jamaah, terlihat wajah-wajah sedih yang tak dapat disembunyikan. Sesekali terdengar pengumuman yang meminta para jamaah agar tenang, namun semua seakan takberbekas sedikitpun untuk mengurangi kegundahan hati mereka. Sebagian besar jamaah terus mengarahkan pandangan mata mereka ke pintu rumah Syaikhuna. Mereka menanti dibawanya jenazah Syaikhuna ke Mushalla untuk dapat merekashalatkan bersama.Setelah shalat Dzuhur, terlihat beberapa orang berpakaian polisi berbaris dari pintu rumah Syaikhuna sampai ke pintu Mushalla yang menuju mihrab. Kontan saja tindakan ini menjadi perhatian dari semua orang, mereka menyadari bahwa sebentar lagi saat yang ditunggu akan tiba. Kemudian pintu Syaikhuna terbuka, dan dari dalamnya keluarlah keranda yang diusung oleh beberapa orang. Serempak terdengar gemuruh dzikir rak henti-henti, komplek Ar-Raudhah seakan terhentak oleh suara ini, diselingi tangisan kesedihan yang keluar tak tertahan oleh sebagian besar jamaah. Semua orang berdesakan ingin menyentuh keranda Guru tersayang, seorang jamaah yang histeris menarik kain yang menutupi keranda hingga hampir terlepas, dan terlihat jenazah Guru yang tetap tak bergerak walaupun keranda itu bergerak di antara desakan sekian banyak jemaah. Beberapa saat kemudian keranda itu pun mencapai pintu Mushalla yang hanya berjarak 25 meter dari rumah Syaikhuna. Gemuruh dzikir terus menggema sampai keranda diletakkan di depan imam, dan kemudian terdengar pengumuman bahwa shalat jenazah akan dimulai.Dikarenakan sedemikian banyaknya para jamaah sehingga shalat jenazah dilakukan secara bergantian. Berpuluh-puluh kali shalat jenazah dilaksanakan sampai menjelang shalat Ashar.Menjelang shalat Ashar, jenazah dibawa ke kubah turbah al-Mahya, diiringi dzikir yang bergemuruh dari ratusan ribu jamaah di komplek ar-Raudhah.Tinggal beberapa menit lagi sebelum shalat Ashar tiba, salah seorang keluarga almarhum membagikan beberapa gumpalan tanah yang sudahdisediakan kepada Guru-Guru untuk dibacakan Surah al-Qadr sebanyak 7 kali, selanjutnya akan dijadikan sebagai penyangga tubuh bagian belakang almarhum. Selang beberapa menit kemudian adzan shalat Ashar dikumandangkan,jasad Syaikhuna pun mulai diturunkan pelan-pelan hingga masuk ke liang lahat oleh Zainal Abidin, H. Anang Kurdi, dan H. Rusdi. Satu persatu ikatan tali bagian kepala, dada, dan kaki dibuka, disaksikan oleh para jamaah di antaranya para Habaib dan Ulama dari luar daerah. Kemudian sedikit demi sedikit tanah mulai dimasukkan sambil diiringi dengan bacaan surah Yasin, hingga akhirnya ditanamkan dua byah nisan di atas makam. Setelah itu (alm) Guru Abdus Syukur membacakan talqin mayit, dan akhirnya ditutup dengan tahlil dan doa arwah oleh Beliau.Setelah semua acara pemakaman selesai, terdengar iqomah yang diteruskan dengan shalat Ashar. Sebagian jamaah beranjak pulang, namun sebagian besar tetap berada di komplek ar-Raudhah, sambil tetap berusaha memasuki kubah turbah al-Mahya untuk membaca surah Yasindan kalau beruntung bisa mencium nisan yang barudi tanam.Sejak hari itulah, jamaah merasakan kehilangan yang sangat mendalam. Jika dahulu setiap permasalahan yang menggumpal di benak selalu mencair manakala dibawa hadir di pengajian Sekumpul, sekarang ke mana lagi mereka harus membawanya. Apabila dahulu ada yang menuntun mereka meniti Shirath al-Mustaqim menuju Mardhotillah, kini siapa lagi yang benar benar bisa diikuti, yang memiliki keikhlasan murni, tanpa ada maksud-maksud dan kepentingan pribadi. Mungkin itulah yang membuat banyak dari mereka sangat sedih.

Nurul Muhibbin 232

‘’Sesungguhnya Allah SWT menyembunyikan 3 hal dalam 3 perkara, Yang pertama Allah menyembunyikan keridaanNya didalam taat, artinyadisetiap perbuataan taat itu ada terkandung keridaan Allah, maka janganlah engkau meremehkan suatu perbuatan taat, walau kecil, karena didalam perbuatan taat tersebut terkandung keridaan Allah SWT, contohnya misal ada duit 1000 rupiah, 1000 rupiah ini dianggap kecil tapi begitu kita sumbangkan, kita sedekahkan itu, itu jauh lebih berarti daripada uang puluhan miliar yang ada ditabungan kita, karena pada duit 1000 rupiah ada keridaan Allah, sedangkan yang puluhan milliar belum tentu ada keridaaan Allah SWT. Yang kedua Allah SWT menyembunyikan kemurkaanNya didalam maksiat, jangan engkau remehkan sekecil apapun maksiat kepada Allah, jangan kamu anggap remeh maksiat sekecil apapun, karena dalam maksiat itu ada kemurkaan Allah, kemurkaan Allah ini kalaunya menang daripada keridaanNya, kita akan masuk dalam neraka. Yang ketiga Allah menyembunyikan para walinya, Allah menyembunyikan para kekasihnya ditengah tengah hambanya, jangan sekali sekali kamu meremehkan seseorang dari hamba Allah, barangkali dia itu adalah kekasih Allah SWT, meremehkan, memper enteng kekasih Allah sama dengan meremehkan Allah SWT, kemudian lagi para Ulama ada menjelaskan lagi kepada kita ada beberapa tanda tanda, beberapa alamat alamat, yang ini mengarahkan kita kepada orang itu sebagai seorang kekasih Allah, jangan engkau remehkan hamba Allah karena disitu ada wali walinya, siapa tahu yang engkau remehkan itu waliyullah maka engkau akan binasa, ada tanda tanda yang mengarahkan kita bahwa itu makin mendekati waliyulah, tetapi bukan memastikan, disebutkan apabila pada diri seorang hamba itu ada salah satu diantara tiga ini, maka orang ini bisa kita i’tiqatkan bahwa orang ini adalah orang yang mulia disisi Allah. Yang pertama tandanya itu adalah, orang ini dimuliakan, dihormati oleh para ulama ulama alhul ilmu bathin, bila ada orang seperti itu, ini mengarahkan kepada kita, orang ini orang yang mulia disisi Allah, dan kita berhati hati dengan orangseperti ini, jangan sampai kita kehilangan adab dengan mereka. yang kedua ulama ulama ahlul ilmu bathin tidak ada yang menghormati orang ini, tetapi orang ini orang yang kuat dalam agamanya dan pada dirinya ada timbul hal hal yang menyalahi adat, walaupun orang ini kadang kadang mau melakukan maksiat yang zahir, dan orang ini juga, kita harus berhati hati terhadap orang ini. Yang ketiga orang ini kada punya keramat, orang ini kada diakui para ulama, tetapi orang ini kada pernah melakukan maksiat, dengan orang ini pun kita harusberhati hati juga, siapa tahu dia merupakan kekasih Allah SWT”

Selasa, 05 April 2016

nurul muhibbin 232



"Datangnya pertolongan Allah adalah sesuai dengan persiapan, sedangkan turunnya cahaya Allah adalah sesuai dengan kejernihan relung batin (hati)."
“Hati yang bersih siap menerima karunia-karunia Allah swt. Sedang hati yang kotor tidak dapat menampung karunia Allah swt.” ( Imam Qutb Habib Ahmad bin Hasan Al-Aththas )
(Kalam Ibnu Atha 'illah)
Engkau sudah terlalu lama bergelimang kemaksiatan, kini terjunlah ke dalam hal-hal yang dicintai Allah Azza wa Jalla.
Telah kujelaskan hakikat permasahan2 kepadamu, tetapi orang yang lalai tidak akan sadar meskipun memperoleh berbagai Nasehat.
Wanita yang kurang waras akalnya ketika putranya mati, ia justru tertawa. Begitu pula dirimu.
Kelalaian telah membunuh hatimu.
Orang hidup akan merasa sakit ketika tertusuk jarum, akan tetapi, sesosok mayat tidak akan merasa sakit meskipun tubuhnya di potong-potong dengan sebilah pedang.
Yang paling besar di bumi ini bukan gunung dan lautan, melainkan hawa nafsu yang jika gagal dikendalikan maka kita akan menjadi penghuni neraka. (Imam Al Ghazali)
Jika nafsu itu tidak engkau kalahkan dengan jihad yang bersungguh-sungguh, maka sekali-kali hatimu tidak akan hidup dengan nur ma’rifat. (Imam Al Ghazali)
Kebahagiaan terletak pada kemenangan memerangi hawa nafsu dan menahan kehendak yang berlebih-lebihan. (Imam Al Ghazali)
Al-Hikam - Ibnu Atha'illah
Jangan berpatah harapan dari kembali pada-Nya, hanya kerana kepahitan ujian dan dosa. Kasih sayang-Nya mengatasi Kemurkaan-Nya, demikian diungkap dalam suatu Hadis Qudsi.
Apabila engkau berbuat dosa, maka itu jangan menjadi alasan keputusasaanmu dalam menggapai istiqamah dengan Tuhan, kerana bisa jadi itu adalah dosa terakhir yang ditakdirkan bagimu.
Allah sengaja menjadikan setan sebagai musuhmu, supaya engkau jemu terhadapnya dan berrlindung kepada Allah, demikian pula Allah tetap menggerakkan hawa nafsumu agar engkau tetap selalu menghadap kepada-Nya untuk melawan hawa nafsu. Andai tidak ada medan perjuangan melawan hawa nafsu/syahwat (mayadin an-nufus), pasti tidak terbukti perjalanan orang-orang yang menuju kepada Allah, sebab memang tiada jarak antaramu dengan Allah untuk ditempuh dengan kendaraan, dan juga tidak pernah putus antaramu dengan Allah, sehingga dapat disambung oleh hubunganmu. ( Ibnu ‘Atha’illah as-Sakandari )
Dalam sebuah penggalan hadis Nabi Muhammad Saw riwayat Al Bukhari dinyatakan bahwa Nabi bersabda,
“Ballighuu ‘anny walau ayah” (Shahih Al Bukhari)
“Sampaikanlah olehmu sekalian dariku meski hanya satu ayat (al Qur’an).”
“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung” (QS ALI IMRAN : 104)

nurul muhibbin 232



Ujar guru kita KH. Muhammad Bakhit “Barang siapa melihat perbuatan baik dirinya maupun perbuatan orang lain tetapi dia tidak bisa musyahadah kepada Allah, maka orang ini namanya mahdzub/ terdinding/tersesat dan dia merupakan makhluk yang paling jahat, orang yang terdinding ini apabila berbuat taat maka amal taat tersebut menjadi kejahatan, kenapa amal taat itu menjadi kejahatan, karena amal taat itu tidak sunyi dengan ujub, ria, merasa mulia karena lupa dengan pertolongan , petunjuk dan hidayah Allah SWT. Adapun orang yang melihat perbuatan dan disitu dia ingat kepada Allah, maka ini orang namanya mukasyaf orang yang diterangi, dibukakan mata hatinya oleh Allah, maka dia melihat perbuatan perbuatan itu cahaya karena disitu selalu ada Allah, sedangkan kejahatan, perbuatan maksiat dari orang yang mukasyaf ini adalah kebaikan apalagi perbuatan kebaikan, andaikata orang yang mukasyaf ini berbuat maksiat maka maksiat tersebut menjadi kebaikan, berbuat dosa pun dia mendapat pahala, kenapa dia berbuat dosa mendapat pahala, karena orang yang terbuka hati itu bila berbuat dosa dia mengakui bahwa dirinya lemah, dia mengakui dirinya hina, dia mengakui bahwa dia sangat berhajat kepada perlindungan dan pertolongan Allah agar terhindar dari maksiat dan tobatnya dia daripada maksiat itu. Orang yang mukasyaf itu bila melakukan dosa mereka tersadarkan dan merasa hina disisi Allah, dia akan tersadarkan dan perasaan perasaan itu merupakan ibadah, lalu dia tobat daripada dosa, banyak orang yang masuk sorga karena dosa dan banyak orang masuk neraka karena kebaikan, masuk neraka karena kebaikan itu dia merasa dia paling mulia dengan kebaikan itu dia merasa orang lain hina akhirnya kebaikan itu mengantarkan dia ke neraka, dia melakukan dosa lalu dia merasa hina dari orang lain dia merasa rendah dari orang lain akhirnya ia kembali kepada Allah dan dia minta ampun kepada Allah akhirnya dengan dosanya itu mengantarkan dia masuk surga”

Jumat, 25 Maret 2016

Sholawat Qubra

Sholawat Kubroadalah Sholawat hadiah dari Allah SWT yang diberikan melalui Malaikat Jibril  kepada Rasullullah Muhammad SAW. Disebut juga dengan sholawat langit karena satu-satunya bacaan sholawat yang bukan buatan manusia (selain sholawat jibril).
Diberi nama Sholawat Kubro karena jika dilihat dari bacaannya Sholawat Kubrocukup panjang dan Sholawat Kubroini mempunyai hikmah dan manfaat yang sangat banyak bagi si pembaca.
Hikmah:
1.      Untuk mempermudah mencari rizki yang luas dan barokah dari segala jalan yang tidak disangka-sangka dengan ridho Allah SWT.
2.      Untuk mencapai suatu hajat (segala kesulitan masalah, derajat dan pangkat) dan ketenangan serta ketentraman dalam keluarga.
3.      Akan mendapat karunia dari Allah SWT yang belum pernah dilihat mata, didengar telinga dan dirasakan oleh hati.
Berikut ini fadlilah Sholawat kubro yang lebih lengkap:
1.         Dari Sayyidina Abbas RA bahwa pada saat Rasulullah SAW sedang duduk di Masjid Nabawi datang Malaikat Jibril menghadiahkan Sholawat (Alfu Alfi Sholatin wa Alfu Alfi Salaamin’ alaika yaa sayyidal Mursaliin … dst).
Kemudian Malaikat Jibril berkata “Barangsiapa membaca sholawat ini maka Allah SWT akan menciptakan 70.000 malaikat dimana setiap malaikat mempunyai 80.000 kepala dan setiap kepala mendoakan orang yang membaca sholawat tersebut. Sedangkan doa malaikat dikabulkan Allah SWT. (HR An Nasai).
2.         Dalam kitab Tafrikhul Khotir Shofhah 27 susunan Syaikh Imam Ibnu Muhyiddin Al Irbili dikatakan bahwa sholawat ini diamalkan oleh Syaikh Imam Junaid Al Baghdadi Waliyulloh dan oleh Sulthonal Auliya Al Ghouts Quthbir-robbani Syaikh Muhyiddin Abdul Qodir Al Jailani Waliyulloh beliau mengamalkan sholawat ini 1000x sehari semalam ditambah Asmaul Husna dan Asma Nabi. Sehingga beliau memperoleh karunia berupa karomah/kemuliaan yang sangat tinggi dari Allah SWT.
3.         Barang siapa membaca Sholawat Kubro secara rutin minimal 1x sehari semalam maka akan diberikan ketenangan dan ketentraman dalam keluarga, diberikan kecukupan rezeki (sandang pangan) dan dikabulkan semua hajat yang diinginkan.
4.         Barang siapa  membaca Sholawat Kubro akan diselamatkan dari 600.000 (enam ratus ribu) macam bala’ dunia dan akhirat.
5.         Barang siapa membaca Sholawat Kubro secara rutin maka akan diberikan ketenteraman hati, tercapai tujuan dunia dan akhirat, selalu dipelihara Allah SWT iman dan islamnya.
6.         Barangsiapa mengharap dimudahkan dapat berziarah ke tanah suci Makkah dan Madinah (Haromain Syarifain) maka hendaknya memperbanyak membaca Sholawat Kubro dengan rasa ikhlas dan mahabbah (cinta) pada Rasulullah SAW
: بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIMAlfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidal Mursaliin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidan nabiyyiin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidas shiddiqiin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidar raaki’iin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidal qaa’idin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidas saajidiin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidadz Dzaakiriin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidal Mukabbiriin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidadh dhaahiriin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidasy Syaahidiin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidal Awwaliin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidal aakhiriin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidii yaa Rasulallah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Nabiyyallaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa sayyidii yaa Habiiballaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa man Akramahullaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa man ‘Adhdhamahullaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa man Syarafahullah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa man adhharahullaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa manikhtaarahullaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa man shawwarahullaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa man “Abadallaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Khaira kholqillaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Khaatima rasuulillaah
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Sulthaanal Anbiyaa’
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Burhaanal Ashfiyaa’
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Musthafaa
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Ma’laa
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Mujtabaa
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Muzakkaa Makkiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Madaniyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa”Arabiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Qurasyiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Haasyimiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Abthahiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Zamzamiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Tihaamiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Ummiyyu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Sayyida Waladi Aadam
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Ahmadu
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Muhammad
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Thahaa
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Yaasiin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Muddatstsiru
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa ShaaKautsarihibal
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Syaafii’uyaumal Mahsyari
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Shaahibat Taaji
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Shaahibal Mi’raaji
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Sayyidal Awwaliina wal aakhiriin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Sayyidal Muhsiniin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Sayyidal Kaunaini Wats-tsaqalaini
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Shaahiban Na’lain
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Sayyidii yaa Rasuulallaah yaa Khaatimal Anbiyaa’i wal Mursaliin
Alfu Alfi shalaatin wa Alfi Salaamin ‘Alaika yaa Sayyidii yaa Nabiyyallaahi ilaa yaumiddiin wal hamdu lillaahi Rabbil ‘Aalamiin.
Artinya :
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu para utusan
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu para nabi
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu para shiddiqin
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang ruku’
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang duduk
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang sujud
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang dzikir
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang mengagungkan
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang nampak
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang bersaksi
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang terdahulu
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang kemudian
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghuluku ya Rasulallah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai Nabi Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai junjunganku wahai kekasih Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang dihormati Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang diagungkan Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang dimuliakan Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang didhahirkan Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang dipilih Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang dilukiskan Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang berbakti kepada Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai sebaik-baik makhluk
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penutup para utusan Allah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai Raja para Nabi
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai Hujjah paraSufi
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai manusia pilihan
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai manusia yang ditinggikan
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai manusia yang dipilih
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang disucikan
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang Makkah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang Madinah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang Arab
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai bangsa Qurays
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai keturunan Hasyim
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai bangsa Abthahiyyah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai bangsa Zamzam
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai bansa Tihammah
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai nabi yang Ummi
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu anak Adam (manusia)
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai Nabi Ahmad
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai Nabi Muhammad
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai Nabi Thaha
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai Nabi Yasin
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang berselimut
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang memiliki telaga Kautsar
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang memiliki mahkota
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai orang yang bermi’raj
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang-orang yang terdahulu dan  kemudian
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai penghulu orang yang baik-baik
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai pemimpin dunia dan akhirat,pemimpin jin dan manusia
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai yang memiliki dua sandal
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai junjunganku wahai utusan Allah, wahai penutup para Nabi dan para Rasul
Sejuta rahmat dan sejuta keselamatan untukmu wahai  junjunganku wahai nabi Allah hingga hari pembalasan dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam
sholawat kubero semoga bermanfa’at kalian baca,dan alangkang enaknya kalin baca setiap sa’at  atau stiap malm insaallah ALLAH memudahkn kalin mendapatkan riski yg halal amin amin ya robbal almin
HIKMAH

01.Utuk mempermudah mencarairizki luas dan barokah dari segala jaln yang tidak di sangka dengan ridho allah SWT
02.Untuk mempercepat suatuajat segala ]kesulitan masalah derajat danpangkat ] dan ketengan dan kententraman dalam urusan keluarga
03.Akn mendapatkan karunia dari allah SWT yg elum kau pernah lihat  dengan mat,didengar telinga dan dirasakan oleh hati