-- BAHAYA BERBURUK SANGKA --
Di antara pintu-pintu setan yang utama adalah buruk sangka terhadap orang-orang Muslim.
Allah Swt. berfirman,"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah sebagian besar prasangka. Sesungguhnya sebagianprasangka itu dosa"(QS Al-Hujurat [49]: 12).
Siapa yang menilai buruk orang lain lantaran prasangka, setan mendorongnya untuk memanjangkan lidah dengan menggunjingnya,mengurangi pemenuhan terhadap hak-haknya, atau memandangnya dengan pandangan sebelah mata. Semua itu termasuk perkara-perkarayang mencelakakan.Selain itu, syariat Islam juga melarang kita memosisikan diri pada kondisi yang bisa menimbulkan tuduhan orang lain.
Rasulullah Shalallahu alaihi wa aalihi wa shahbihi wa salam bersabda, “Takutlah kalian (hindarilah) terhadap tempat-tempatyang bisa menjadikan kalian tertuduh.”Suatu ketika Rasulullah berjalan bersama Ummul Mukminin Shafiyah r.a., mengantarnya pulang ke rumahnya. Lalu mereka berpapasan dengan dua orang Anshar. Rasulullah lantas menjelaskan kepada mereka, “Dia Shafiyah binti Huyai.” Mereka lalu mengatakan, “Ya Rasulullah, kami hanya berprasangka baik kepadamu.” Lalu Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya setan masuk ke diri anak-cucu Adam melalui aliran darah di dalam tubuhnya. Sungguh, aku khawatir setan akan masukke diri kalian.”Lihatlah bagaimana Rasulullah perduli dan menjagaagama dua orang sahabatnya. Lihatlah bagaimana beliau menyayangi umatnya dengan mengajarkan kepada mereka cara menjaga diri dari tuduhan orang. Meskipun seseorang sangat tinggi kezuhudan, ketakwaan, dan keilmuannya, sesungguhnya mata manusia tidak sama dalam menilainya. Ada yang menilainya dengan pandangan kasih sayang dan ada pula yang menilainya dengan pandangan kebencian. Karena itu, sebuah syair mengatakan:'Mata kasih terhadap setiap aib adalah lemah.Tetapi mata kebencian menampakkan semua keburukan.Maka, sudah seharusnya kita menjaga diri dari berburuk sangka dan tuduhan dari orang-orang yangtidak baik.Jika sudah buruk perbuatan seseorang, buruk pula prasangka-prasangkanya dan ia memercayai tuduhan-tuduhanatas perbuatan yang ia sudah terbiasa dengannya.'Pintu-pintu masuk setan ini harus ditutup, hati harusdibersihkan dari sifat-sifat yang tercela dengan memperbanyak zikir dan berserah diri kepada Allah,dan kita harus menuntut ilmu dan menjalin hubungan dengan orang-orang yang bertakwa.Wallahu'alamAllahumma Sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'alaalihi wa Shobihi wasalim.
Minggu, 24 April 2016
Sebuah Renungan Buat Kita
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar