Minggu, 15 November 2015

Majelis Ilmu di Kediaman Abah Haji Guru Zuhdi kitab Al Hikam Ibnu Athoillah

Berkata Al allimul Al allamah Abah Haji Guru Zuhdi.......Orang orang awam yg terdinding hati utk mnt nilai allah,blm meamalkan alquran,cukup Allah tahu kita benar dan cukup Allah tahu diri kita,org memuji tdk masalah,org menghina tdk apa apa asal Allah ridho,arti benar disini benar menurut al quran,hadist,dan ilmunya Allah yaitu sama dgn al quran,hadist dan tulisan ulama berati sesuai dgn Allah mk itu makna benar.Orang awam yg msh terdinding hatinya mk minta nilai manusia,tdk enak dgn manusia wlw bertentangan dgn Allah.Orang awam mengharap kpd Allah agar perbuatan nya di sembunyikan Allah dan tdk ada yg tahu krn takut kedudukan mereka harga diri dan kemulian hilang di mata makhluk. Jadi kalo mengerja dosa tdkpeduli dgn Allah dan tdk malu kpd Allah bhkn minta tutupkn kpd Allah agar tdk adamakhluk yg tahu padahal Allah sdh tahu dia melakukan dosa shg tdk malu dia meminta kpd Allah utk di sembunyikan.Sedang org wali berusaha agar Allah tdk tahu dia melakukan dosa,shg saat dia sendiri saat mau melakukan dosa dia sadarAllah pst tahu maka tidak jadi melakukan dosa mk itulah perbedaan org alim sama jahil,org belajar dgn yg tdk belajar,org wali dan org awam.Orang Wali tdk prnh terpengaruh dgn hinaan apapun. Karena cukup Allah yg tahu,cukup Allah menjadi wakil nya.Seperti punya uang sedikit utk perkawinan dan dia tdk ingin berhutang mk di cukupkn uang itu dan itu yg benar menurut Allah dan tdk peduli dgn ucapan org,tdk peduli dgn ejekan org krn dia tdk ingin membebani diri dgn berhutang tp secukupnya mk ini lah org yg alim yg beilmu tp org yg bodoh mau besakit diri agar di pandang bagus di hadapan makhluk tp akhirnya hrs menanggung hutang yg banyak dan ini besakit diri.Selama hati nya minta nilai Allah mk tdk akan goyah kebenaran tp selama hatinya minta nilai makhluk mk akan melepas kebenaran sprt berhutang. Padahal Allah suka dgn sesuai kemampuan bkn melampaui kemampuan.Kalau memang hinaan juga yg kita dpt maka lbh baik berpegang kpd kebenaran dr Allah krn Allah yg menilai Allah yg membalas.Orang awam lingkarannya selalu minta nilai manusia,hidup selalu merasa kurang. Kebanyakan di akhir zaman selalu ingin kaya daripada ingin Alim. Tdk ada lg pikiran utk alim tp selalu bagaimana pikiran agar bisa kaya.Modal yg utama itu adalah Merasa Cukup.Siapa bs bersyukur dan selalu merasa cukup maka tenang lah hidup,sprt merasa surga.Apabila selalu merasa cukup maka Iblis tdkakan bs menggoda dan memberi was was.Baju buruk,sarung buruk tp selalu di cuci mk pakailah utk ke majelis krn kita cukup dgn yg ada,tp kalo minta nilai manusia mk akan malu utk ke majelis shg dia mengutukdirinya miskin dgn mrs hina.Bila berteman dgn org kaya maka akan sll merasa kurang. Tp berteman dgn org yg miskin mk akan merasa cukup. Maka fakir miskin ini lah yg memberikan kita ketenangan rasa cukup dan damai. Maka sech seman al madani mengatakan bersahabatlah dgn faqir miskin krn akan menimbulkan sifat Qonaah.Orang awam selalu mau di puji makhluk walau Allah marah. Dan saat mereka ketahuan berbuat dosa maka merasa maludgn makhluk,mrs turun martabatnya shg jd sngt sedih krn makhluk bkn krn sedih kpd Allah krn Allah tahu akan dosa nya.Apabila kita menghina kpd org yg sdh bertaubat maka tidak akan mati kita sebelum mengerja apa yg pernah di kerja orang yg kita hina itu.Sekarang sdh terjadi di banjarmasin akad nikah berdampingan dgn kedua mempelai,sprt tdk ada yg menegur kalo itusalah. Tdk sprt org dulu dimana di pisah.Saat perkawinan di sajikan hiburan orkes organ dg penyanyinya seksi,kalo orang dulu dgn kasidahan.Dari akad nikah sdh salah,dari acara perkawinan sdh salah bukan datang dr Allah. Hal ini karena kita minta nilai makhluk. Sekiranya minta nilai Allah mk tdk akan sprt itu. Sehingga bila Aku(Abah haji) tdk menghadiri acara perkawinan mk di maklumi krn aku (Abah haji) tdk enak melihat kpd hal itu. Maka di akhir zaman ini harus banyak sabar utk melaksanakan sesuai dgn penilaian Allah krn memegang agama sprt memegang bara api. Akhlak lah yg di utamakan. Sehingga org zaman sekarang yg jd wali lbh besar kedudukan nya krn begitu besarnya tantangan yg di hadapi. Orang ygmemegang kebenaran akan di hina dan di katakan tdk mengikutizaman.Org yg takut dosa nya kelihatan makhluk mk mereka lh yg berpegang kpd makhluk minta nilai makhluk.Org awam pikirannya fokus utk kaya tdk ada pikiran fokus utk alim. Sehingga asal cepat kaya tdk mau tahu lg mana halal haramDimana mana riba menyebar dan yg penting kaya. Hidup kaya tapi bodoh dgn hal urusan agama.Rasulallah bersabda barang siapa memuliakan org kaya dan merendahkan diri kita dgn org kaya krn kekayaan nya maka 2/3 agama hilang. Ya Allah beri kami perasaan hakiki bahwa sederhana itulah perasaan hakiki dan Rasa cukup itu lah kekayaan.Mereka org awam ini lah tergolong sirik khofi wlw tdk menuhankan Allah tp tdk mau dekat kpd Allah. Gara2 minta nilai makhluk shg mengeluarkan dari iman yg hakiki krn iman yg hakiki yaitu wakafa billah sahida,wakafa billah alima,wakafa billah wakila. Mereka lbh menutupi dosa dan aib nya di hadapan makhluk dan tdk menutupi dosa dan aib nya di hadapan Allah. Padahal Allah selalu melihat dan tahu perbuatan makhluk nya.Abah guru sekumpul berkata kpd sech Amin Qutby guru beliau,apa jalan selamat mk di jawab beliau beranai (tinggal)di rumah jgn lg keluar.Hati kita nakal karena selalu minta nilai makhluk shg hati lapah uyuh(capek) krn selalu menuruti apa kata makhluk sdg Allah selalu mengatakan sesuai kemampuan hambanya.Amalkan lah istiqfar banyak banyak minta ampun kpd Allah krn kita selalu minta nilaimakhluk. Padahal kebenaran ada pd Allah dgn mengikuti Al quran dan hadist. Maka tanya lah org yg tahu dan ahli al quran tanya yg ahli hadist jgn lngsng membaca dan memaham al quran hadist krn kita tdklah alim karena bahasa al quran di pahami oleh yg ahli al quran,jgn hny modal bahasaarab lalu mencoba memaham al quran. Modal memaham quran dan hadist dgn berguru mk siapa tdk berguru mk gurunyasetan dan guru itu pun punya guru yg gurunya sanadnya smp kpd Rasulallah.(Malam sabtu 13 November 2015)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar